Lakukan Aksi Perampokan, Napi Asimilasi Dibedil Satreskrim Polres Belawan

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo
dailysatu.com - Mendapat pembebasan asimilasi karena pandemig covid 19, tidak membuat Ardiansyah Alias Rian Able dan Suwanda alias Wanda Jalan Andan Sari, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan untuk bertobat.

Malah, kedua pemuda ini nekat melakukan perampokan terhadap seorang warga bernama Ulfa Kumala warga Kec. Hamparan Perak beberapa waktu lalu.

Alhasil, satu dari dua pelaku harus merasakan timah panas Satreskrim Polres Pelabuhan Belawan yang melakukan perlawanan saat akan ditangkap.

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Dr. M. R. Dayan SH melalui Kasat Reskrim AKP I Kadek Hery Cahyadi dalam siaran presnya, Jumat (29/5/2020) siang mengatakan sebelumnya pihaknya mendapat laporan adanya tindak kejahatan perampokan.

"Tim Reskrim Polres Belawan mendapat laporan telah terjadi perampokan terhadap seorang warga di sekitar Jalan Titi Payung, Kec. Hamparan Perak, Kab. Deli Serdang beberapa waktu lalu. Berdasarkan laporan tersebut tim Team 72.1 dipimpin oleh Kanit Resum Ipda Herikson Siahaan melakukan penyelidikan," ucapnya.

Lebih lanjut dijelaskan mantan Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu ini, dari keterangan saksi dan olah TKP petugas mendapati nama para pelaku dan langsung melakukan pengejaran.

"Pada saat dilakukan penangkapan tersangka Ardiansyah alias Rian Able berusaha melakukan perlawanan kepada petugas sehingga dilakukan tindak tegas dan terukur, selanjutnya team mengamankan kedua tersangka ke Polres Pelabuhan Belawan," jelasnya.

"Tersangksa Ardiansyah alis Rian Able merupakan Residivis kasus Curas dan baru keluar dari Rutan Tanjung Pura Langkat lantaran mendapat  Asimilasi akibat dampak Pandemi Covid 19, dan selama keluar dari Rutan telah dua kali melakukan Tindak Pidana Curas di wilayah Hukum Polres Pelabuhan Belawan," tambah Kasat.

Selain pelaku, petugas juga berhasil menyita barang bukti berupa Sepeda Motor Honda Bead tanpa Plat Nopol, Kunci T, Pakain Hasil Kejahatan dan Sandal Hasil Kejahatan.

"Para pelaku  melanggar Pasal 365 KUHPidana, dengan ancaman Hukuman 12 tahun Penjara," tandas Kasat Reskrim.(Heri)
Share:
Komentar

Berita Terkini