Muslim : Kedapatan Mudik TPP Kami Potong

Dibaca:
Editor: Bang Romi author photo

dailysatu.com - Instruksi Presiden agar para ASN tidak mudik selama prndemi Corona sepertinya lqngsung dotindaklanjuti Pemerintah Kota (Pemko) Medan.

Seperti disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) Kota Medan, Muslim Harahap, pihaknya telah mengeluarkan surat edaran yang disebar kepada seluruh OPD (Organisasi Perangkat Daerah) agar melarang ASN mudik.

"Kedapatan mudik, TPP (Tunjangan Penghasilan Pegawai) nya kami potong," tegas Muslim, di Balai Kota, Selasa (21/4).


Sayangnya, ia enggan menyebut besaran jumlah TPP ASN yang dipotong apabila tetap membandal dan mudik selama musim pandemi corona.


Muslim menyebut pelarangan mudik di musim pandemi corona untuk kebaikan semua pihak."Saya aja, kemarin kepala Desa kampung saya telfon, bertanya mudik gak tahun ini, saya bilang gak. Kepala Desa bilang kalau mau mudik harus isolasi dulu 14 hari," jelasnya.


"Cuti bersama lebaran aja tahun ini gak ada, dialihkan ke libur akhir tahun, jadi cuma dua hari (libur). Bagaimana isolasi 14 hari, kalau liburnya cuma 2 hari. Apalagi kalau tau kita di Medan yang masuk zona merah, harus diisolasi," imbuhnya.



Disisi lain, Pemko Medan disebut Muslim telah mengeluarkan surat edaran mengenai perpanjangan work from home (WFH) bagi ASN.


"WFH diperpanjang sampai 21 Mei, sesuai edaran Kemenpan RB. Tapi ingat, WFH, bukan bekerja dari kampung, nanti akan bisa kita deteksi ketika menggunakan aplikasi zoom yang biasa digunakan untuk teleconfrence," ujarnya. (ds/lilik)
Share:
Komentar

Berita Terkini