Miliki Narkoba, IRT Ini Ditangkap Polres Tapteng

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo
Teks foto : Paur Subbag Humas Polres Tapteng, Ipda.JS.Sinurat (kiri) dan tersangka  RS (tengah) dan Opsnal Polres Tapteng (kanan)

dailysatu.com - Perang terhadap narkoba terus dilakukan oleh Polres Tapteng beserta jajaran, kali ini Satnarkoba Polres Tapteng yang berhasil mengamankan seorang ibu rumah tangga (IRT) yang kedapatan memiliki narkoba jenis sabu - sabu.

Dari data yang diperoleh tersangka yang berhasil diamankan berinisial RS (44) Oswald Siahaan, Aek Tolang,Kecamatan Pandan, Tapteng.
Tersangka ditangkap di Jalan Padangsidimpuan,Kelurahan Sarudik,Kecamatan Sarudik, Tapteng, Sumut, Selasa (14/04/2020) sore sekitar pukul 16.30 Wib.

Kapolres Tapteng AKBP Sukamat melalui  Kasubbag Humas, Ipda JS Sinurat mengatakan, penangkapan tersangka berawal adanya laporan dari masyarakat yang diterima Tim Opsnal Sat Resnarkoba Polres Tapteng kalau ada seorang ibu rumah tangga sedang membawa narkoba jenis sabu.

“Atas  informasi tersebut, Tim Opsnal Polres Tapteng langsung terjun kelapangan   dan menunggu di pinggir Jalan Sarudik. Lalu  dari kejauhan Tim Opsnal melihat ada seorang perempuan  datang dari Sibolga menuju  Sarudik  sesuai dengan ciri-ciri orang yang diinformasikan,”jelas JS.Sinurat.

Lalu Tim Opsnal Polres  Tapteng mengamankan perempuan tersebut,. Namun pada saat diamankan tersangka RS membuang sesuatu barang ke tanah. Dan selanjutnya petugas menyuruh RS untuk mengambil barang yang telah dibuangnya tersebut yang ternyata sabu-sabu.

"Benda yang dibuang tersangka berupa narkoba jenis sabu sebanyak 0,20 (Nol Koma Dua Puluh) gram," cetus Ipda Sinurat.

Dari intrograsi awal RS mengaku membeli sabu-sabu tersebut dari seorang laki-laki berinisial B seharga Rp 200.000 yang disuruh oleh seorang laki-laki berinisial T.

“Tersangka mengaku, sabu-sabu yang ia beli itu akan diberikan kepada T,”paparnya.

Setelah RS diamankan, Tim Opsnal Polres Tapteng  kemudian melakukan pengembangan.

“Tim yang melakukan pengembangan untuk menangkap laki-laki berinisial T (penyuruh)  serta B (penjual sabu)  namun tidak berhasil ditemukan . Kita duga keduanya melarikan diri setelah mendengar atau mengetahui  RS ditangkap,”imbuhnya.

 “Dalam kasus tersebut tersangka RS diancam hukuman sesuai dengan pasal 114 ayat (1) subsider Pasal 112 ayat (1) dari UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukuman minimal 4 Tahun Penjara dan maksimal 12 Tahun Penjara,”tandas JS.Sinurat akhir dari keterangannya.(ds/Allin)
Share:
Komentar

Berita Terkini