Ditanya Pagar Lapmer dan Genset Hilang, Sekda dan Inspektorat Diam

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo
Teks foto : Ilustrasi
dailysatu.com - Hilangnya pagar di Lapangan Merdeka dan 3 unit mesin genset di Taman Beringin Medan, semakin menjadi perhatian serius bagi berbagai kalangan.

Pasalnya, pagar dan mesin genset yang hilang ialah asset Pemko Medan yang dibeli dari uang APBD.

Namun sepertinya, lain hal dengan para pejabat di Pemko Medan. Meski asset sudah jelas hilang dan sudah masuk dalam ranah hukum, pejabatnya tidak ingin melaporkannya ke penegak hukum.

Bahkan, Para pejabat yang dikonfirmasipun enggan memberikan klarifikasi. Seperti Sekda Medan Wirya Arrahman, dan Inspektur Inspektorat Pemko Medan Ikhwan Habibi Daulay, ketika dikonfirmasi wartawan melalui pesan singkat whatssap belum lama ini, sampai saat ini mereka tidak memberikan jawaban atas konfirmasi yang disampaikan wartawan.

Kepala Dinas Kebersihan & Pertamanan Muhammad Husni sendiripun enggan memberikan keterangan saat diknfirmasi wartawan, kemarin, terkait hilangnya 3 unit mesin genset di Taman Beringin Medan, yang terjadi sekitar Desember 2017 lalu.

Sebelumnya, menanggapi hilangnya asset negara tersebut, pengamat anggaran Sumut, Elfenda Ananda, sangat menyayangkan sikap Kadis Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan, Muhammad Husni yang mendiamkan kasus pencurian pagar Lapangan Merdeka Medan. Sebab, ini akan menjadi tren buruk ke depannya.

Menurut Elfenda, tidak tertutup kemungkinan kejadian serupa terulang kembali. Mengingat, pihak pengelola aset tidak mempersoalkan kejadian tersebut. Terbukti mereka tidak melaporkannya kepada polisi.

"Apapun respon pihak kepolisian, kehilangan itu harus dilaporkan. Kalau tidak, di tempat lain bisa saja aset pemko juga hilang," ungkap Elfenda, Senin (20/4/2020).

Dia bilang, para pencuri pasti sudah tahu kalau barang yang dicurinya tidak akan dilaporkan.
"Jadi, dengan seenaknya aset yg lain juga kalau hilang akan demikian perlakuannya," sebutnya.

Menurutnya, kasus hilangnya pagar Lapangan Merdeka Medan bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya, banyak aset milik Pemko Medan yang lain juga hilang.

Dia mencontohkan, pagar di Taman Teladan, pagar taman dekat Tol Letda Sujono, dan lainnya. Bahkan, di 2017 lalu tiga unit genset juga hilang di Taman Beringin.

"Seenaknya saja pencuri itu mengambilnya karena pencuri tahu kalau tindakannya tidak ada yang menyoal, baik aparat Pemko, Polisi maupun masyarakat. Masyarakat mungkin tidak tahu, dikiranya pekerjaan pembongkaran. Masyarakat mengira pekerjaan dari pemko pada pihak ke III," pungkasnya.(ds/lilik)
Share:
Komentar

Berita Terkini