SMPN 1 Sirandorung Kutip Uang Ijazah dan Perpisahan, Para Orang Tua Siswa Mengeluh

Dibaca:
Editor: Heri dailysatu author photo
dailysatu.com – Para orang tua  siswa/I SMPN 1 Sirandorung, Kecamatan Sirandorung, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumut mengeluh dengan  adanya beban  biaya  pengambilan ijazah anak-anak mereka sebesar Rp.210.000, ditambah lagi dengan biaya perpisahan yang dikenakan sebesar Rp.120.000/siswa/I dengan jumlah siswa/I sebanyak 143 orang siswa/I kelas IX disekolah tersebut.

Sehingga atas pengambilan ijazah anak-anak, mereka  para orangtua merasa sangat  terbebani, padahal zaman sekarang ini semua biaya disekolah sudah tidak dibebankan lagi kepada orangtua siswa/i.  Hal demikian disampaikan beberapa para  orang tua siswa/I yang namanya enggan untuk di publikasikan di media ini.

Ungkap beberapa para   orangtua siswa/I, bahwa bukan hanya pengambilan ijazah anak mereka dibebankan kepada orangtua siswa/I, namun biaya perpisahan anak-anak mereka juga dikenakan biaya sebesar Rp.120.000/siswa-I, jadi para  orangtua harus mengeluarkan biaya dari kantongnya Rp.330.000 terhadap putra/i  yang akan lulus dari sekolah tersebut.

“Biaya pengambilan ijazah dan biaya perpisahan itu sebagian sudah dibayarkan kepada pihak sekolah, walaupun rasanya biaya itu cukup membebankan kepada  kami sebagai orangtua  siswa/I ,”keluh mereka.

Menyikapi hal itu, Kepala Sekolah SMPN 1 Sirandorung, Rudolf Simamora, S.Pd  ketika dikonfirmasi, Senin (16/03/2020) sekira pukul  11.00 WIB diruang kerjanya menjelaskan, bahwa biaya pengambilan ijazah para siswa/I  itu merupakan hasil musyawarah dan kesepakatan antara komite sekolah dengan orangtua siswa/I.

Itu merupakan dalam bentuk  ucapapan  terimakasih orangtua siswa/I terhadap para tenaga pengajar (Guru), yang sudah  disepakati dan itu merupakan niat komite sekolah dan orangtua siswa/I bukan gagasan dari pihak sekolah.

“Biaya tersebut inisiatif dan gagasan kebijakan komite sekolah dengan para orang tua  siswa, jadi silahkan saja langsung bertaya kepada ketua komite sekolah, agar informasi tersebut lebih  jelas dan akurat,”ujar Rudolf Simamora.

Dilain tempat, Komite Sekolah SMPN 1 Sirandorung, Jeri Manalu, ketika dikonfirmasi media ini, Senin (16/03/2020) sekira pukul 12.30 WIB di kediamannya memaparkan, bahwa mengenai biaya pengambilan Ijazah dan biaya perpisahan untuk anak-anak didik merupakan hasil musyawarah dan kesepakatan bersama antara  para orangtua siswa dengan komite sekolah, karena   pemberian itu merupakan  bentuk ucapan terimakasih  para orangtua siswa terhadap  tenaga pendidik (Guru), karena putra/I mereka sudah di didik selama 3 tahun disekolah tersebut.

“Jadi biaya yang dikenakan kepada para  orangtua siswa/I tidak ada  keberatan karena itu merupakan bentuk ucapan terimakasih bukan berupa “kutipan” tetapi hasil musyawarah antara para orangtua siswa/I dengan komite sekolah yang kami laksanakan,Senin (03/02/2020) sekira pukul 09.30 WIB di Gedung SMP N 1 Sirandorung. Jadi saya sangat bertanggungjawab dalam hal ini,”paparnya.

Katanya dia sebagai ketua komite sekolah sudah mengabdi sekitar 9 tahun di SMPn 1 Sirandorung. Dan selain biaya ucapan terimakasih kepada pihak sekolah, ada juga biaya perpisahan, mengenai seluruh biaya tersebut  sudah di  musyawarahkan  para  orangtua siswa/I dengan komite sekolah  dan biaya tersebut sangat disetujui para orangtua.

“Sebelumnya juga anak-anak didik,mengusulkan jika sudah lulus dibuat acara atau  pergi jalan-jalan ke tempat wisata, akan tetapi pihak komite sekolah mengambil keputusan agar tidak bepergian ke tempat wisata , karena saat ini  wabah penyakit Virus Carona yang telah diperbincangkan melalui media sehingga lebih baik dibuat hiburan dan makan bersama dengan para orangtua siswa/I  di lingkungan atau komplek sekolah dengan mengundang  para orangtua siswa/I untuk hadir dalam kegiatan itu nantinya.

Masih kata dia, dalam acara tersebut nanti pihak sekolah dan komite sekolah  akan mengundang beberapa  Pemerintahan untuk menyampaikan “ULOS” kepada siswa yang berprestasi disekolah tersebut.

“Jadi dalam hal ini, seperti biaya ucapan terimakasih tersebut dan biaya perpisahan anak-anak disekolah merupakan tanggungjawab orangtua dan juga komite sekolah,  karena itu merupakan inisiatif dan kebijakan hasil musyawarah antara komite sekolah dengan orangtua siswa/I yang ada di SMPN1 Sirandorung,”imbuhnya. (ds/Allin)
Share:
Komentar

Berita Terkini