Pikada Medan PDIP Harus Utamakan Kader Militan, Akhyar Bukan Karbitan

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo
dailysatu.com - Pesta demkrasi dalam pemilihan Kepala Daerah (Pikada) Kota Medan hanya tinggal beberpa bulan kedepan. Dan tahapan- tahapan dalam penyelanggaraan Pilkada Medan pun sudah dimulai oleh penyelenggara Pilkada.

Namun, smpai saat ini masih bnyk Partai Politik yang mengumumkan nama calon mereka yang akan ikut bertanding dalam perhelatan merebut kursi Nomor satu di Pemko Medan tersebut.

Seperti salahsatunya Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), hingga saat ini partai berlambang kepala Banteng itu masih juga belum menetapkan siapa calonnya yang akau dtunjuk untuk ikut bertanding di pesta demokrasi Pilkada Medan, meski ada dua calon yang santer ke permukaan publik, yaitu Akhyar Nasution dan Boby Nasution.

Kader PDIP Sumatera Utara Rahmad Hidayat, saat diminta tanggapannya, Kamis (19/3/2020), terkait kandidat yang akan diusung PDIP dalam Pilkada Medan menyebutkan, agar PDIP tidak memilih kucing dalam karung dalam menentukan pilihan calonnya.

Artinya sebut Rahmad, PDIP harus mengutamakan kader Partai daripada yang bukan kader atau sama sekali tidak pernah menjadi kader Partai.

" Harus mengutamakan kader militanlah. Jangan pilih kucing dalam karung. Karena Kadet militan sudah pasti akan berjuang untuk Partainya segenap jiwa raganya. Tak pernah memikirkan untung rugi," tegas Rahmad.

Dia juga menyebutkan, kalau Akhyar Nasution sudah menunjukkan dirinya sebagai kader yang militan. Jadi sangat cukup alasan bagi partai untuk mengusung kader militan seperti Akhyar.

" Akhyar itu kader militan, bukan karbitan. Jadi pantaslah kalau partai menjagokan Akhyar di Pilkada Kota Medan Sebagai Calon Walikota Medan," tandasnya.(ds/lilik)
Share:
Komentar

Berita Terkini