ODP Covid-19 di Taput 68 Orang, Bupati Imbau Warga Tunda Kegiatan Libatkan Banyak Orang dan Tetap di Rumah

Dibaca:
Editor: Bang Romi author photo

dailysatu.com - Jumlah Orang Dalam Pengawasan (ODP) penanganan wabah virus Corona (Covid-19) di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), hingga Kamis (26/03/2020), adalah sebanyak 68 orang yang tersebar di 11 Kecamatan.

Demikian diungkapkan Bupati Taput, Nikson Nababan, bersama Kapolres Taput AKBP Horas Marasi Silaen MPsi, Dandim 0210/TU Letkol Czi Rony Agus Widodo dan Sekda Indra Simare-mare, saat konferensi pers, Kamis (26/03/2020), di Balai Data Kantor Bupati, di Tarutung.

Dijelaskan Bupati Nikson Nababan, untuk tindakan yang dilakukan oleh RSU Tarutung, sebagai salah satu rumah sakit rujukan yang telah ditetapkan pemerintah pusat untuk penanganan virus Corona, adalah melakukan photo thoraks kepada ODP dengan gejala sesuai ciri orang terinfeksi virus corona.

Jika menunjukkan infiltrat pneumonia, maka akan ditingkatkan statusnya menjadi Pasien Dalam Pengawasan (PDP), lalu dimasukkan ke ruang isolasi dan dipantau setiap hari. Jika PDP memburuk, maka akan dirujuk ke RSUP Adam Malik Medan. Apabila sebaliknya, statusnya menjadi ODP dan dipulangkan untuk isolasi mandiri, namun tetap dipantau oleh tim Dinas Kesehatan.

Dikatakan Bupati, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Taput, terdiri dari Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Satpol PP, BPBD, TNI-Polri serta petugas AP II Bandara Silangit, telah membuat posko pemantauan WNA dan warga lokal yang masuk ke Taput.

"Saya mengimbau masyarakat berperilaku hidup bersih dan sehat, agar menunda kegiatan melibatkan banyak orang, menghindari kontak langsung, menjaga jarak 1 meter dan tetap berada di rumah. Bila masyarakat mengalami gejala flu, batuk dan demam disertai lemas dan sesak nafas, agar memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat," ucap Bupati.

Untuk layanan pengaduan resmi penanganan virus Covid-19, Dinas Kesehatan Taput telah membuka nomor layanan 085262031922. Untuk menampung bantuan dan sumbangan masyarakat, melalui rekening Bank Sumut 32002040176400, atas nama Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Taput. Sumbangan berupa barang dapat disampaikan melalui posko Covid-19 kabupaten Taput.

"Mari kita sama-sama mencegah penyebaran virus ini. Semua ini saya lakukan karena keselamatan dan kesehatan masyarakat Taput lebih penting bagi saya," ucap Bupati.

Dandim 0210/TU Letkol Czi Rony Agus Widodo mengatakan, pihaknya bersama tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Taput, akan terus melakukan pembubaran kerumunan atau keramaian karena ini merupakan perintah dari Pusat untuk mencegah penyebaran virus Corona.

"Kita bukannya otoriter, tetapi ini untuk keselamatan dan kesehatan masyarakat. Kita harus tegas, kalau tidak, kita akan lebih buruk dari negara lain yang terdampak virus ini," tegas Letkol Czi Rony Agus Widodo.

Sementara Kapolres Taput, AKBP Horas Marasi Silaen MPsi, juga mengimbau masyarakat agar jangan melakuan kegiatan yang sifatnya berkumpul. Hal itu sesuai dengan maklumat Kapolri dan sudah disampaikan hingga ke desa-desa.

"Kami akan terus membubarkan kegiatan warga yang sifatnya berkumpul. Saya tidak mau ada masyarakat Taput terinfeksi virus ini. Jadi, tolong dipatuhi seluruh himbauan pemerintah demi kesehatan dan kebaikan kita bersama," kata Kapolres. (ds/Bisnur Sitompul)
Share:
Komentar

Berita Terkini