Diduga Miliki Penyakit Jantung, Hamdani Ditemukan Tewas Didalam Angkot

Dibaca:
Editor: Heri dailysatu author photo
dailysatu.com -  Warga yang berada di Jl. Kuningan Lk 8, Kel. Kota Bangun Kec. Medan Deli mendadak heboh.

Pasalnya, warga dikagetkan dengan seorang pria yang ditemukan tewas dalam angkot No 007 CV Tunas Baru, Selasa (17/3/2020) sekitar pukul 22.00 wib.

Dari keterangan yang diperoleh, korban diketahui bernama Hamdani (46) warga Jalan Binjai, KM 8,5 Gang Pendidikan, Kel. Cinta Damai, Kec. Medan Helvetia.

Warga langsung menghubungi pihak kepolisian, petugas yang menerima laporan tersebut langsung turun kelokasi kejadian guna melakukan olah TKP.

Kapolsek Labuhan Kompol Edi Safari SH saat dihubungi wartawan, Rabu (18/3/2020) membenarkan kejadian tersebut.

"Iya, semalam ada ditemukan seorang pria yang meninggal didalam angkotnya saat menunggu penumpang carterannya," ucapnya.

Lebih lanjut dijelaska Kompol Edi, sebelumnya korban mendapat carteran ke Kota Bangun untuk menghadiri acara Kong Teng.

"Korban dicarter oleh satu keluarga tionghua untuk ke Kota Bangun menghadiri acara pekong, setibanya di lokasi acara, saksi beserta rombongan turun dan korban menunggu di dalam mobil angkotnya dan mobilnya diparkirkan di Jl. Kuningan,"kata Kompol Edi.

Salah satu saksi bernama Jani yang mau pulang mencoba menghubungi korban melalui telepon seluler, lantaran parkir kendaraan cukup jauh dari lokasi acara.

"Saat ditelpon, korban tak mengangkat hpnya. Saksi Jani menyuruh suaminya Amin menghampiri korban yang berada didalam angkot," cetus Kapolsek.

Korban saat dihampiri dalam posisi tidur menyamping didalam angkotnya. "Saksi Amin kaget saat melihat korban sudah tidak bernyawa didalam angkotnya," ucapnya.

"Mengetahui hal tersebut, warga menghubungi pihak kepolisian dan kita langsung melakukan olah TKP. Dari pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda - tanda kekerasan dalam tubuh korban," tambah Kapolsek.

Saat ini, korban telah dibawah pulang oleh pihak keluarga untuk disemayamkan dirumah duka.

"Istri korban sudah membuat pernyataan tidak keberatan atas kematian korban, korban sendiri sudaj dibawah keluarga untuk disemayamkan dirumah duka," tandas Kompol Edi Safari.(Heri)
Share:
Komentar

Berita Terkini