Bupati Tapteng Berikan Santunan Bagi Keluarga Korban Bencana Banjir dan Tanah Longsor

Dibaca:
Editor: Heri dailysatu author photo
dailysatu.com – Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani menyalurkan santunan ahli waris kepada keluarga 9 korban jiwa yang meninggal dunia pada bencana alam banjir bandang dan tanah longsor, yang terjadi di Kecamatan Barus dan sekitarnya , Selasa (28/01/2020) lalu.

Pemberian santunan ahli waris ini dilaksanakan di Ruang Kerja Bupati  di Pandan, Kabupaten Tapteng, Sumut, Kamis (05/03/2020).

 Santuna tersebut diserahkan kepada 6 ahli waris dari 9 korban jiwa yang disebabkan bencana alam tersebut. Masing-masing keluarga korban menerima santunan ahli waris sebesar Rp.15.000.000, per orang korban jiwa.

Dalam penyerahan santunan ahli waris ini, Bupati Tapteng menyampaikan turut berbelasungkawa kepada keluarga korban dan mengapresiasi tanggapan Kementerian Sosial (Kemensos) atas usulan bantuan tersebut dari Pemkab Tapteng.

“Kami dari Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah mengucapkan kembali turut berduka cita, kepada keluarga korban bencana yang terjadi di Kecamatan Barus dan sekitarnya, dan kami juga mengucapkan terimakasih kepada Kementerian Sosial atas tanggapan dan bantuan yang pernah diusulkan oleh Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah. Kepada keluarga korban harap bersabar  dan menerima dengan ikhlas kejadian bencana kemarin karena tidak ada yang menginginkan hal itu terjadi,”kata Bupati Tapteng.

“Uang santunan yang diterima oleh keluarga ahli waris ini tidak seberapa dibandingkan dengan kehilangan saudara ataupun orang tua yang sangat kita cintai. Harapan saya kepada keluarga yang terdampak bencana alam tetap menjalankan silaturahmi dengan orang-orang atau sahabat-sahabat almarhum/almarhumah dan sesuai dengan ajaran agama. Dan kita diharapkan untuk selalu mendoakan para saudara-saudara kita yang telah meninggal dan jangan terlalu larut dalam kesedihan, mari bangkit untuk menjalani kehidupan ini,”tambah Bupati.

Kami dari Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah juga telah mengusulkan, pembangunan Tanggul Sungai yang rusak kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan besar  harapan kami agar usulan kami ini segera ditanggapi sehingga dapat direalisasikan pembangunannya.

Selanjutnya, Kasubdit Penanganan Korban Bencana Alam Kemensos, Sunarti mengungkapkan, bantuan yang diberikan oleh Kemensos sebagai tindak lanjut usulan yang disampaikan oleh Bupati Tapanuli Tengah.

“Saya hadir sebagai perwakilan Kementerian Sosial, sebagai salah satu upaya yang kami lakukan untuk menggenapi  tanggung jawab kami sebagai Pemerintah Pusat sinergi dengan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten. Kegiatan ini terlaksanan karena adanya usulan dari Pemerintah Kabupaten Tapteng dan rekomendasi dari Pemerintah Provinsi Sumut yang juga terhadap 9 korban meninggal dunia atas bencana yang terjadi di Kecamatan Barus,Andam Dewi,Barus Utara, dan Manduamas, yang mana masing-masing dari setiap korban meninggal mendapatkan santunan ahli waris sebesar  Rp.15.000.000. Semoga dana SantunanAhli Waris ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,”tutur Sunarti.

Adapun korban jiwa meninggal dunia yang keluarganya menerima santunan Ahli Waris ini :

1.Azwirsyah Tanjung.
2.Idwarnisyah Tanjung.
3.Pardamean Manalu.
4.Juster Pane.
5.Esrin Pane.
6.Brisman Marbun.
7.Abdul Rahman Simanjuttak.
8.Lestinus Marpaung.
9.Ramalan Simanjuttak

Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Tapteng, Darwin Sitompul,Perwakilan Dinas Sosial Provinsi Sumut,Kepala Dinas Sosial Tapteng, Parulian Sojuangon Panggabean, SE.M.Si, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Tapteng, Dedy Sudarman Pasaribu, SP, Kabag Protokoler dan Komunikasi  Pimpinan, Darwin Pasaribu,S.Sos, Camat Barus, Musmulyadi Malau, M.AP, Camat Andam Dewi, Demsi Limbonh, S.Pd, Plt.Camat Barus Utara, Rindu Tumorang, Camat Manduamas, Marihot Simbolon,S.Sos,Sekretaris  Dinas Sosial Tapteng, Maharni Sitompul, SH,Forkopimka, serta Keluarga Korban meninggal dunia yang menerima Santunan Ahli Waris. (ds/Allin/Riil)
Share:
Komentar

Berita Terkini