Penggunaan DD dan ADD TA 2019 Terkesan Amburadul, Inspektorat Humbahas Dinilai 'Loyo'

Dibaca:
Editor: Heri dailysatu author photo
Teks foto : Komisi A DPRD Humbahas saat monitoring penggunaan anggaran dana desa.
dailysatu.com - Penggunaan anggaran Dana Desa (ADD) dan Alokasi Dana Desa (DD) yang di kelola oleh kepala desa terkesan amburadul, hal ini terungkap dari hasil monitoring DPRD melalui  Komisi A yang turun langsung ke beberapa desa baru-baru ini.

Seperti yang disampaikan Bresman Sianturi, ketua Komisi A DPRD Humbahas di ruang kerjanya, Selasa (11/2/2020).

Dikatakan Politisi Demokrat ini, anggaran yang di kelola oleh kepala desa itu sangat diragukan, baik pada pengunaan kegiatan fisik yang kualitasnya di duga tak bertahan lama begitu juga dengan kegiatan lainnya, semisal penyusunan dokumen yang di duga tidak transparan pelaksanaannya.

"Jujur, sangat miris melihat penggunaan anggaran dana desa, semisal desa paranginan utara, desa batu najagar dan masih banyak desa lainnya, rata-rata terkesan amburadul. Ironisnya, ketika kepala desa di tanya terkait  penggunaan anggaran penyusunan-penyusunan dokumen, semisal dokumen penyusunan  keuangan desa, penyusunan laporan perencanaan desa, malah kepala desa tidak bisa menjelaskan secara rinci, ada apa ini?," ujar Bresman.

Selain itu, Bresman juga sangat menyesalkan kinerja Inspektorat Humbahas yang nilai 'loyo' dalam mengawasi pelaksanaan anggaran dana desa. Hal itu bisa di buktikan dengan banyaknya kegiatan yang bersumber dari dana desa diduga asal jadi dan kegiatan-kegiatan lainnya yang tidak bisa di jelaskan secara rinci penggunaanya oleh kepala desa sebagai pengguna anggaran.

"Kinerja inspektorat ini pun patut di pertanyakan, ada apa ini, hampir seluruh desa yang kami monitoring, pekerjaan fisiknya banyak terkesan asal jadi, jangan-jangan inspektorat tidak serius melakukan pengawasan," kesal Bresman.

Sebelumnya, Kepala Inspektorat Humbahas, BP Siahaan kepada wartawan mengatakan, bahwa pihaknya sudah bekerja dalam memberikan pengawasan, terkait tanggapan DPRD humbahas yang menilai kinerja dari inspektorat buruk, itu merupakan hak dari DPRD memberikan penilaian.

"Kalau memang begitu tanggapan mereka, itu hak mereka. Saya merasa bahwa Inspektorat Humbahas bekerja," ucapnya.(ds/carlos)
Share:
Komentar

Berita Terkini