Penangkapan Karyawan Game Stars Diprotes, LBH PILAR Daftarkan Gugatan Praperadilan

Dibaca:
Editor: Heri dailysatu author photo
Teks foto : Ketua LBH PILAR Arsu Harris N Tambunan,SH
dailysatu.com - Penangkapan dan penahanan 8 karyawan Game Stars di Komplek Suzuya Rantauprapat diprotes, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) PILAR Advokasi Rakyat Sumut (ARSU) daftarkan gugatan praperadilan.

Hal itu diungkapkan oleh penasihat Hukum sekaligus ketua LBH PILAR Harris N Tambunan, SH menyatakan bahwa penggeledahan, penyitaan, penetapan Tersangka dan Penangkapan serta Penahanan tidak sah.

"Kita dari LBH Pilar Advokasi Rakyat Sumut sebagai kuasa  kedelapan karyawan usaha Game Stars pada tanggal 6 februari 2020, telah mendaftarkan Gugatan Praperadilan terhadap tindakan Polres Labuhanbatu ke Pengadilan Negeri Rantauprapat," tegas Ketua LBH itu, Selasa (11/2/20).

Dikatakannya, bahwa usaha Game Stars memiliki izin yang lengkap bahkan usaha tersebut memiliki Izin keramaian dari Polres Labuhanbatu, seharusnya apabila terjadi dugaan tindak pidana. Polres Labuhanbatu harus memanggil pihak penanggung jawab usaha, bukan melakukan tindakan penggeledahan dan penangkapan para karyawan.

"Menurut pendapat hukum kami, Polres Labuhanbatu telah melanggar prosedur sebagaimana diatur dalam UU No.8 Tahun 1981 tentang KUHAP juga PERKAP KAPOLRI No.14 Tahun 2012 tentang Managemen Penyidikan Tindak Pidana serta PERKAP KAPOLRI No.6 Tahun 2019 tentang Penyidikan," jelas Harris N Tambunan, SH.

Lanjutnya lagi, sebelumnya telah terjadi penggeledahan dan penangkapan terhadap 8 karyawan usaha Game Stars di komplek suzuya Mall (19/1) yang dilakukan oleh Polres Labuhanbatu dengan tuduhan usaha game stars permainan ketangkasan tembak ikan telah melakukan perjudian, akibat dari penggerebekan tersebut 8 karyawan dan 7 pemain game tembak ikan ditangkap dan dibawa ke Pokres Labuhanbatu.(ds/Zul Harahap)
Share:
Komentar

Berita Terkini