Nekat Curi Gandum, Residivis Pincang Ditembak Petugas

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo
dailysatu.com - Keluar masuk penjara tidak menjadikan Nafiri Junaedi Lubis Alias Edi Kantin (55) bertobat dan melakukan hal yang positif.

Malah residivis yang tinggal di Kecamatan Medan Belawan ini mengulangi aksi tindak kejahatannya.

Alhasil, tersangka harus merasakan kembali pengapnya sel Mapolres Pelabuhan Belawan.

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Dr. Ramdhani Dayan SH didampingi Kasat Reskrim AKP Jerico Candra Lavian SH dalam rilis presnya, Jumat (14/02/2020) mengatakan, penangkapan pelaku berdasarkan laporan pihak PT Serana Gemilang yang kehilangan sejumlah gandum.

"Kita ada menerima laporan dari sebuah gudang penyimpanan, tim Reskrim yang menerima laporan langsung melakukan penyelidikan dan memeriksa para saksi," ucap Kapolres.

Dalam penyelidikan, petugas mendapati pelakunya Nafiri Junaedi Lubis Alias Edi Kantin.

"Tim langsung memburu tersangka yang sedang berada di Kampung Sumur, Kecamatan Medan Belawan. Saat hendak ditangkap tersangka melakukan perlawanan dengan menggunakan pisau," cetus AKBP Dayan.

"Karena mengancam keselamatan petugas dan menghiraukan  tembakan peringatan, terpaksa dilakukan tondakan tegas terhadap tersangka dengan menembal kakinya," tambah mantan Kapolres Humbahas ini.

Ditambahkan AKBP Dayan, tersangka selain perampok juga sering menjadi bajing loncat. Dari tangan tersangka juga disita barang bukti sebuah pisau dan sebuah selang berwarna hijau.

"Tersangka selalu membawah pisau untuk menjalankan aksinya, saat ini pelaku kita jerat dengan 363 KUHpidana dengan ancaman 7 tahun penjara," tandas Kapolres.(Her)
Share:
Komentar

Berita Terkini