Isu Petahana Melawan Kotak Kosong, Harry Marbun: Kalau itu tidak benar, berarti dia pembohong

Dibaca:
Editor: Heri dailysatu author photo
Teks foto : Ketua DPD II Partai Golkar Humbahas yang juga bakal calon (Balon) Bupati Humbahas, Harry Marbun.
dailysatu.com - Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) salah satu daerah yang akan mengikuti pemilihan kepala daerah (Pilkada) pada September 2020 mendatang.

Sejumlah kandidat yang akan ikut bertarung sudah mulai hangat dibicarakan di tengah-tengah masyarakat, tak terkecuali Bupati Humbahas petahana Dosmar Banjarnahor yang digadang-gadang akan menjadi calon tunggal dan melawan kotak kosong.

Informasi yang menyebutkan Dosmar Banjarnahor akan melawan kotak kosong itu dibenarkan oleh Sekretaris DPC Partai NasDem Kabupaten Humbahas Marsono Simamora. Dia mengatakan pernyataan itu langsung disampaikan oleh Dosmar saat mengikuti pemaparan visi misi di Kantor DPW NasDem Provinsi Sumut beberapa waktu lalu.

"Iya benar. Dia (Dosmar) memang mengatakan begitu (akan melawan kotak kosong, red). Saat itu dia bilang, kalau dia tidak mau kalah, dan akan melawan kotak kosong. Para pimpinan Partai NasDem saat itu menyatakan akan mendukung Dosmar maju melawan kotak kosong," kata Marsono saat dihubungi wartawan via selulernya, Selasa (11/2/2020).

Anggota DPRD Humbahas dari Fraksi NasDem ini menambahkan, makna dari pernyataan melawan kotak kosong itu menurut dia bukan sebuah bentuk monopoli partai atau keangkuhan, melainkan sebuah bentuk kehebatannya sebagai bupati incumben. Selain itu juga menggambarkan kalau SDM di daerah itu tidak ada yang mampu atau konsekuen untuk maju melawan petahana.

"Maksud dia sebenarnya begini, apabila nanti tidak ada calon bupati lain yang muncul, tidak mungkin Pilkada Humbahas tidak dilaksanakan. Jadi untuk itu dia akan tetap maju sebagai calon tunggal. Bukan berarti dia mau memborong seluruh partai atau karna banyak uangnya," ucap mantan Wakil Ketua DPRD Humbahas periode 2014-2019 itu.

Saat disinggung terkait adanya upaya bantahan dari Dosmar Banjarnahor akan kebenaran informasi itu, Marsono menyarankan agar bupati mengoreksi kembali pernyataannya.

"Mungkin dia lupa. Karena sudah hampir tiga bulan acara itu. Kalau tidak, suruh aja dulu dia bermimpi, manatau dia ingat kembali," pungkasnya.

Menanggapi hal itu, Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor ketika dikonfirmasi via selulernya membantah akan maju melawan kotak kosong di Pilkada Humbahas.

"Tidak ada bilang seperti itu," jawabnya singkat.

Terpisah, Ketua DPD II Partai Golkar Humbahas yang juga bakal calon (Balon) Bupati Humbahas Ir. Harry Marbun MSc menyampaikan kalau politik itu sangat dinamis dan sangat mudah untuk saling mengklaim, khususnya dalam hal dukungan partai politik.

"Kita lihat sajalah nanti. Betul apa tidak itu (melawan kotak kosong). Rakyat itu nanti yang tahu. Kalau itu tidak benar, berarti dia pembohong," kata Harry.

Dia menegaskan, kalau dirinya sangat serius dan bertekad untuk ikut bertarung di Pilkada nanti dengan mengikuti seluruh tahapan yang ada di setiap Parpol. Dan dia sangat berkeyakinan akan mendapat dukungan dari Partai Golkar. Dan apabila elektabilitasnya tinggi, tidak tertutup kemungkinan nanti akan didukung sejumlah partai lainnya.

"Kita perlu tegaskan, selaku Ketua DPD II Partai Golkar Humbahas, kita pasti "berlayar" dan mendapatkan tiket ikut Pilkada. Itu sesuai dengan amanat Munas Partai Golkar bahwa kader yang dimajukan. Jadi tidak ada keraguan sedikitpun. Jadi kalau ada yang mengatakan Golkar tidak mendukung kita, itu sebenarnya tidak perlu tanggapi. Biarlah nanti kebenaran yang membuktikan," pungkasnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh salah seorang pemerhati pembangunan Humbahas Mangupar Manullang. Kata dia, upaya monopoli partai untuk maju di Pilkada Humbahas merupakan sebuah bentuk kesombongan untuk meraih kekuasaan. Untuk itu dia mengingatkan agar seluruh calon bupati/wakil Bupati Humbahas maupun pendukung dan simpatisannya tetap menjungjung tinggi julukan orang ke masyarakat Humbang yakni "Sesep Ni Humbang".

"Mari kita tunjukkan sesep/serep ni roha ni masyarakat Humbang Hasundutan. Mari kita tunjukkan sesep ni Humbang dan tanamkan kejiwaraga generasi muda kita, jangan jadi angkuh dan sombong. Sebab orang yang menganggap dirinya lebih hebat dari orang lain adalah kesombongan," tulis Mangupar Manullang dalam akun facebook nya, Selasa (11/2/2020).

Pada kesempatan itu, mantan Kasat Pol PP Humbahas ini juga mengajak seluruh masyarakat Humbahas untuk berpolitik sehat,  saling menghargai dan saling menghormati, serta menjaga keamanan dan ketertiban.

"Mari berkompetisi dengan sehat dengan tujuan membangun Humbang Hasundutan, membangun SDM dan SDA agar mandiri dan sejahtera. Tidak mengimpor orang dan hasil bumi ke Humbahas. Cita-cita kita bentuk kabupaten ini adalah bagaimana kita mengejar ketertinggalan, mendorong anak-anak Humbang Hasundutan itu berperan aktif di propinsi maupun di nasional dari setiap lini kehidupan.Bukan sebaliknya mendatangkan orang ke Humbang Hasundutan," harapnya.(ds/carlos)
Share:
Komentar

Berita Terkini