Pemkab Labura Belum Bisa Terapkan Progam Berobat Gratis Pakai KTP dan KK

Dibaca:
Editor: Heri dailysatu author photo
dailysatu.com - Berobat memakai kartu tanda penduduk (KTP) serta kartu keluarga (KK) bagi seluruh warga Labura secara gratis belum bisa diterapkan di Kab.Labura sebagaimana yang telah diterapkan oleh Pemkab Lahat, Sumatera Selatan.

Hal ini dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Kab.Labuhanbatu Utara dr.Hj.Saodah Nasution dan masih menurutnya, kebijakan menggratiskan pengobatan karena BPJS naik, harus mendapatkan persetujuan dari DPRD Labura, Selasa (07/1/2020)

"Di Labura Belum bisa kita buat seperti itu Pak, semua itu harus ada persetujuan dari anggota DPRD kita", kata Saodah.

Sebagaiman diketahui, Pemkab Lahat di Sumatera Selatan memastikan tak lagi memakai BPJS Kesehatan pada layanan berobat semua warganya. BPJS Kesehatan ditinggalkan karena kenaikan iuran.

Dikabarkan, dalam catatan Dinas Kesehatan Lahat pada 2019, ada 168 ribu warga yang ikut kepesertaan BPJS kelas III dan semuanya dibayar dengan dana APBD Rp 46 miliar. Dengan kenaikan iuran BPJS Kesehatan, dana pun membengkak.

Untuk kebijakan itu disebut telah berlaku sejak 1 Januari 2020. Warga Lahat dapat berobat gratis di beberapa rumah sakit di Sumatera Selatan yang kini telah terjalin kerja sama.

Tidak perlu repot-repot, warga pun cukup membawa KTP dan KK ketika berobat di rumah sakit rujukan. Sedangkan RS dapat mengklaim biaya pengobatan ke Pemkab Lahat.

Hariansyah (38) warga Aekkanopan mengatakan mudah mudahan Pemkab Labura bisa membuat kebijakan seperti Pemkab.Lahat Provinsi Sumatera Selatan, warga nya bisa berobat secara gratis, cukup dengan menggunakan KTP dan KK dan begitu pula anggota DPRD Labura juga dapat membahas kebijakan ini dan menyetujui nya.- (ds/DiN Hsb)
Share:
Komentar

Berita Terkini