Modesta Marpaung Imbau Masyarakat Taati Perda Persampahan

Dibaca:
Editor: Bang Romi author photo



dailysatu.com-Anggota DPRD Kota Medan Modesta Marpaung mengimbau masyarakat mentaati aturan-aturan yang termaktub di Peraturan Daerah (Perda) Kota Medan tentang Pengelolaan Persampahan.

Hal ini dimaksud agar lingkungan tempat tinggal warga dapat bersih dan nyaman serta lepas dari masalah sampah.

Imbauan ini dikatakan Modesta Marpaung saat menggelar Sosialisasi Perda I Tahun 2020 Mengenai Perda Kota Medan No 6 Tahun 2015 Tentang Pengelolaan Persampahan  di Jalan Bukit Barisan I Gang Kelabu, Kelurahan Glugur Darat I Kecamatan Medan Timur, Minggu 19 Januari 2020.


Dihadapan ratusan konstituennya ,politisi Golkar itu menyebutkan permasalahan sampah di Kota Medan masih belum teratasi. Karenanya, Pemerintah Kota Medan dan DPRD Kota Medan menerbitkan Perda Pengelolaan Persampahan guna mengajak masyarakat mengatasi masalah sampah.

Diterangkannya, dalam perda ini diatur seluruh masalah persampahan, termasuk aturan membuang sampah di lingkungan warga dan denda atau sanksi bagi warga yang membuang sampah sembarangan.

Dalam kesempatan yang sama Camat M.Odi Batubara menyebutkan dalam perda, setiap orang atau badan dilarang membuang sampah sembarangan, menyelenggarakan pengelolaan persampahan tanpa seizin wali kota dan menimbun sampah atau pendauran ulang sampah dan atau pemanfaatan kembali sampah yang berakibat kerusakan lingkungan.

“Setiap orang yang melanggar ketentuan tersebut dapat dikenakan pidana dengan kurungan paling lama 3 bulan atau pidana denda paling banyak Rp 10 juta. Kemudian, setiap badan yang melanggar ketentuan tersebut dikenakan pidana kurungan paling lama 6 bulan atau denda paling banyak Rp 50 juta,” jelasnya.

Karenanya, lanjutnya, dalam perda tersebut diatur masalah penyediaan tempat sampah oleh pemerintah agar warga tidak membuang sampah sembarangan. Pemerintah berhak menyediakan tempat sampah sesuai dengan perda tersebut.

Dalam kesempatan itu, warga yang hadir juga mengeluhkan tidak adanya tempat pembuangan sampah terdekat dari lingkungannya.

Seperti yang disamapaikan Asep yang meminta kepada Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) menyediakan wadah untuk menampung sampah sisa tumpukan pedagang yang ada di Jalan Krakatau.

"Tolong lah pak dari Dinas Kebersihan, itu di Jalan Krakatau dijadikan areal berjualan bagi pedagang.Tapi, mereka selesai berjualan membiarkan saja tumpukan sampahnya. Maunya ada dikasih wadah agar sampah tidak berserakan,"sebut Asep.

Menjawab ini, Odi Batubara menyebut inilah guna diterbitkannya Perda Pengelokaab Persampahan.

“Sudah ada perda ini, dan sudah ada Satpol PP sebagai pengawas perda. Jadi, masyarakat diharap untuk membuang sampah sesuai peraturan yang telah disepakati bersama. Kita upayakan untuk menambah armada becak sampah untuk di tempatkan di setiap lingkungan,” katanya seraya meminta agar warga turut mengurangi sampah pelastik.(ds/romisyah)
Share:
Komentar

Berita Terkini