Miris Bocah Yatim, Jadi Budak Seks Kakek Tiri

Dibaca:
Editor: Heri dailysatu author photo
dailysatu.com - Miris benar nasib yang dialami oleh PS (11) warga Cinghuan, Kec. Medan Labuhan harus menelan pil pahit setelah ditinggal pergi orang tuannya. Kini dirinya  menjadi korban cabul S (45) kakek tirinya.

Atas perbuatan tersebut, PS bersama Kepala Lingkungan Baim dan sejumlah warga mendatangi PPA Polsek Medan Labuhan guna melaporkan kejadian ini.

Saat ditemui di Polsek Medan Labuhan, Selasa (21/01/2020) bocah yang masih duduk dibangku Sekolah Dasar ini menceritakan kisah pilunya, kalau dirinya sudah 11 bulan dicabuli oleh S.

"Pertama kali aku digituin (dicabuli) pada bulan 3 tahun 2019 lalu, dia ( pelaku) mengancam kalau aku cerita aku mau dibunuh," ucapnya dengan nada pelan.

Lebih lanjut disampaikan, korban kerap dicabuli setiap rumah dalam kondisi sepi disaat nenek korban pergi kerja.

"Seminggu tiga kali aku dicabulinya, itu setiap pagi saat aku hendak pergi sekolah. Karena disaat itu nenek aku uda pergi kerja di Medan," cetus gadis manis ini.

"Aku hanya bisa diam saat disuruhnya kayak gitu. Kalau gak mau, aku dipukul dan diancam mau dibunuh," tambahnya.

Sementara itu, Baim selaku Kepling mengatakan terungkapmya kejadian ini berawal saat warga curiga dengan korban yang menangis setiap pergi sekolah.

"Warga curiga kenapa setiap pergi sekolah pagi korban selalu menangis, lalu warga memanggil korban dan bersama pihak sekolah menanyainya. Korban mengaku kalau dia dicabuli kakek tirinya yang telah berjalan selama 11 bulan," ucapnya.

Korban memang anak piatu dan saat ini tinggal bersama nenek dan kakeknya, sedangkan ibu korban tidak diketahui keberadaannya.

"Semenjak ayah korban meninggal beberapa tahun yang lalu, korban memang tinggal bersama nenek dan kakeknya. Kami tak menyangka kalau kakeknya tega berbuat seperti ini," cetusnya.

"Saya berharap, pihak kepolisian segera menangkap pelakunya. Kalau tidak segera diamankan, saya kwatir warga bertindak anarkis," tandasnya. (ds/Her)
Share:
Komentar

Berita Terkini