Fit And Proder Test PG Sumut Hari ke 2 Diikuti 33 Calon KDh dan Wakil

Dibaca:
Editor: Heri dailysatu author photo
dailysatu.com - Hari ke dua pelaksanaan Fit and proder test bakal calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala daerah ((KDh) se Sumut yang dilaksanakan DPD Partai Golkar (PG) Sumut, Jalan KH. Wahid Hasyim, Minggu (19/1),dimulai srkira pukul 08.30, hingga Pukul 17.00.WIB, diikuti sebanyak 33 calon kepala Daerah dan wakil kepala Daerah.

" Hari kedua, fit and proder test, hari ini jadwalnya ada sekitar 52 orang yang akan mengikuti fit and proder test dari pukul 08.30 Wib sampai dengan pukul 17.00 wib," ungkap Sangkot Sirait ( sekretaris Tim Pilkada Partai Golkar Sumatera Utara) di kantor DPD Partai Golkar Sumut, Minggu (19/1) kepada sejumlah wartwan.

Ke 52 calon tersebut ungkapnya, terdiri dari calon Kepala Daerah dari Kabupaten Serdang Bedagai, ada 10 orang calon, kabupaten Labuhan Batu Utara ada 6 orang , Kabupaten Mandailing Natal 5 orang , kabupaten Asaha ada 10 orang , Kabupaten Labuhan Batu Induk 10 orang, Kabupaten Labuhan Batu Selatan ada 11 orang.

"Hingga pukul 17.000 Wib, yang sudah melalui proses Fit and Proder test ada 33 orang, 15 orang dinyatakan gugur karena sampai batas waktu yang kita tentukan tidak juga hadir. Kemudian ada 3 orang calon kepala daerah dan wakil kepala daerah berhalangan hadir karena sedang sakit, dan satunya lagi sedang reses," terang H Amas Muda Siregar, Seketaris Partai Golkar Sumut yang turut hadir dalam kegiatan ini.

Dia menyebutkan, untuk tiga orang calon yang belum mengikuti fit and proder test tersebut akan dilakukan jadwal ulang.

" Hal itu tertuang dalam surat resmi yang mereka sampaikan ke kita. Dan sudah kita setujui bersama," tambah Amas lagi.

Ditempat yang sama, Ketua Koordinator Bidang Strategis DPD Golkar Sumut H Syamsul Qamar, sebagai salah satu tim II yang mewawancarai bakal calon kepala daerah dari Madina dan Asahan ini mengungkapkan,  pertanyaan yang disampaikan ialah seputar kepemimpinan dan program sebagai Kepqla daerah.

"Yang kami tanyakan tadi kepada bakal calon kepala daerahnya berkaitan dengan kepemimpinan, integritas dan program di daerah nantinya," ujarnya.

Sedangkan untuk bakal calon wakil kepala daerah yang ditanyakan yaitu, kemampuan bakal calon tersebut untuk bersinergi dengan program visi misi yang direncanakan oleh kepala daerahnya.

Ia mengakui, hasil wawancara dengan sejumlah bakal calon kepala daeah maupun wakil kepala daerah, visi misinya positif dan sifatnya membangun daerah. Misalnya dalam pertanian, peningkatan APBD, dan infrastruktur.

Usai melaksanakan fit and proper tes terhadap bakal calon kepala daerah, pihaknya akan melakukan survei sejauh mana masyarakat di daerahnya mengenal dan menginginkan bakal calon sebagai kepala daerah.

"Setelah melakukan survei, kami akan melakukan rapat dan mengurucutkan tiga nama calon kepala daerah maupun wakil kepala daerah untuk dikirimkan ke DPP Partai Golkar. Selanjutnya DPP yang mengeluarkan rekom satu nama calon," ungkapnya.(ds/lilik)
Share:
Komentar

Berita Terkini