Diduga Penyakit Kambu, Warga Andansari Ditemukan Tewas Telungkup Digudang Botot

Dibaca:
Editor: Heri dailysatu author photo
dailysatu.com - Diduga penyakit kambu Sari Alias Mala (36) warga Andansari, Kecamatan Hamparan Perak, ditemukan tewas dibelakang gudang botot yang berada di Jalan  Manggan 3, Lk. 12 Psr. 2, Kel. Mabar Kec. Medan Deli, Kamis (16/01/2020) sekitar pukul 18.45 Wib.

Pria yang bekerja sebagai tukang pencari barang bekas (botot) ini, ditemukan tewas oleh para pekerja gudang botot. Temuan ini langsung dilaporkan pemilik gudang ke pihak kepolisian.

Petugas Polsek Medan Labuhan yang menerima laporan langsung turun kelokasi kejadian, hasil pemeriksaan sementara tidak ditemukan tindak kekerasan ditubuh korban.

Kapolsek Medan Labuhan Kompol Edi Safari dalam keterangan presnya, Jumat (17/01/2020) mengatakan korban meninggal diduga karena penyakit yang ia derita selama.

"Tidak ada ditemukan tanda - tanda kekerasan terhadap tubuh korban, kalau dari keterangan keluarga korban memang memiliki sakit paru - paru,"ucap Kapolsek.

Lebih lanjut dijelaskan Kompol Edi Safari, saat itu korban datang ke gudang botot milik Hendra membawa hasil pencarian bototnya.

" Sesampainya di botot korban mememilih barang botot yang akan dijualnya, setelah menjual bototnya dan menerima uang hasil botot. Lalu korban pergi kebelakang menuju kamar mandi, tidak lama kemudian saksi Samiun juga kebelakang gudang botot berniat untuk mencuci tangan saat menuju ke kamar mandi saksi melihat korban sedang berlari - lari dan batuk sambil memegangi dada,"jelas orang nomor satu di Polsek Medan Labuhan ini.

Saksi lalu memanggil rekannya yang lain untuk melihat kondisi korban, saat saksi kembali menuju ke belakang gudang botot bersama saksi lainnya melihat korban sudah tertelungkup ditanah dekat Pohon Kapok

"Pada saat ditemukan korban dalam  posisi tertelungkup ditanah tanpa menggunakan baju, namun menggunakan celana ponggol lee warna biru dengan tetesan darah disekitar TKP," cetus Kompol Edi.

"Dari hasil pemeriksaan luar oleh tim identifikasi Polres Pelabuhan Belawan tidak ditemukan tanda - tanda kekerasan, namun mengeluarkan darah dari mulut dan dari hasil interogasi terhadap keluarga korban, korban memiliki sakit paru - paru,"tambah Kapolsek

Selanjutnya pihak keluarga korban meminta agar jasad korban dibawa ke rumah duka di Andansari Hamparan Perak.

"Keluarga telah membuat surat penolakan untuk dilakukan visum dirumah sakit, pihak keluarga meminta agar jasad korban diantarkan saja kerumahnya di Jalan Andansari," tandas mantan Kasat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan ini.(ds/Her)
Share:
Komentar

Berita Terkini