Diduga Korban Banjir Bandang, Dua Jasad Ditemukan

Dibaca:
Editor: Heri dailysatu author photo
dailysatu.com -  Penemuan dua mayat jenis kelamin perempuan dewasa dan seorang  anak berjenis pria, diduga korban Banjir bandang Dusun Siria-Ria wilayah hukum Polsek NA IX-X Kab.Labuhanbatu Utara, Rabu (01/01/2020).

Menurut sumber saksi yang menemukan mayat tersebut Aja Muda Ritonga dan Makmur Ritonga kedua nya warga Dusun Batu Bujur bawah Desa Janji Kec.Bilah Barat Kab.Labuhan Batu pada, Rabu (1/01/2020) sekira pukul 14.30 Wib. Pada saat mereka sedang menahan jaring ikan, dan selanjut nya saksi terkejut melihat sesosok mayat perempuan tersangkut di batu aliran Sungai Aek Katia tempat tinggal mereka.

Kemudian saksi Makmur Ritonga memberitahu ke kampung dan menghubungi pihak Polsek NAIX-X dan selanjutnya petugas langsung berangkat ke TKP.

Kapolres Labuhanbatu AKBP Agus Darojat mengatakan berdasarkan identifikasi sementara, jenazah Irul Sipahutar (7) dan ibunya Cahaya Nasution (27) keduanya korban bencana banjir bandang di Desa Pematang, Kec. NA IX-X Kab.Labura yang berhasil ditemukan oleh warga dan pihak kepolisian, Rabu (1/1/2020) sekitar 30 kilometer dari lokasi kejadian.

"Ya, tadi siang ada ditemukan dua jenazah oleh masyarakat. Tapi untuk memastikan itu korban yang hilang akan dilakukan visum," kata Agus.

Berdasarkan identifikasi dari masyarakat, kata Agus, dua jenazah tersebut dikenali sebagai korban banjir bandang yang mengakibatkan satu keluarga dinyatakan hilang terdiri dari Ahmad Albar Sipahutar (kepala keluarga), Cahaya Nasution (istri), Reni Yana Sipahutar (anak), Irul Sipahutar (anak) dan Reja Sipahutar (anak).

Jenazah yang diidentifikasi sementara bernama Irul Sipahutar, ditemukan di aliran Sungai Bilah, Kampung Paindoan, Kecamatan Rantau Utara, sekitar 30 kilometer dari lokasi kejadian. Sedangkan ibunya, Cahaya Nasution ditemukan di Batu Bujur, Desa Tanjung Medan, Kecamatan Bilah Barat sekitar 25 kilometer.

Dijelaskan nya, pihaknya masih mengumpulkan data dan informasi terkait penemuan itu. Secara fisik kondisi jenazah sulit dikenali. Oleh karena itu pihaknya akan melakukan visum.(ds/din hsb)
Share:
Komentar

Berita Terkini