Bandar Narkoba Asal Marelan, Tewas Dihantam Tima Panas Polisi

Dibaca:
Editor: Heri dailysatu author photo
dailysatu.com - Perang terhadap narkoba terus dilakukan pihak kepolisian, bahkan intruksi tembak ditempat juga telah dikeluarkan agar para bandar narkoba berpikir dua kali untuk menjalankan aksinya.

Seperti yang tim gabungan Polda Sumut dan Polres Belawan lakuka dengan mengirimkan seorang bandar narkoba ke liang lahat.

Tindakan tegas ini dilakukan setelah pelaku mencoba melakukan perlawan saat henak melakukan pengembangan kasus. Pelaku ditembak di kawasan Marelan pada, Rabu (08/01/2020) dinihari.
Dari keterangan yang diperoleh bandar narkoba yang ditembak mati tersebut berinisial DE (35) warga Jalan Rahmad Budhin, Perumahan Marelan Residen 2, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan.

Sedangkan satu tersangka lain berinisial Y (47) warga Komplek TKBM, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Labuhan.

“Dari kedua pelaku ini, petugas mengamankan barang bukti narkotika terdiri dari, 1.748 gram sabu, 1.120 butir pil ekstasi, 80 butir pil happy five, dan 4 bungkus diduga narkoba jenis baru,” kata Kapolda Sumut, Irjen Pol Drs Martuani Sormin MSi didampingi Waka Polda Sumut, Brigjen Pol H Mardiaz Khusin Dwihananto SIK MHum, dalam paparannya di Rumah Sakit Bhayangkara Medan, Kamis (09/1/2020).
Sambung Kapolda Sumut, petugas juga menyita barang bukti non narkotika berupa satu plastik kosong, dua unit timbangan digital, dan tiga unit handphone.

“Dari kedua pelaku, tersangka DE harus diberikan tindakan tegas terukur yang menyebabkannya meninggal dunia, karena tidak mengindahkan imbauan petugas serta berusaha melarikan diri,” kata Irjen Pol Sormin.

Lebih lanjut disampaikan orang nomor satu di Polda Sumut ini, penangkapan kedua bandar narkoba ini berawal setelah petugas mendapat informasi masyarakat bahwa ada bandar narkotika yang mengedarkan narkoba di wilkum Polsek Hamparan Perak dan para bandar berdomisili di Medan Labuhan.

Mendapatkan informasi itu, Polsek Hamparan Perak yang berkordinasi dengan Polda Sumut dan Polres Belawan, selanjutnya melakukan penyelidikan dan penyamaran, hingga berhasil menangkap tersangka berinisial Y.

“Dari kamar tidur lantai dua rumah tersangka Y diperoleh 15 bungkus sabu seberat 1.445 gram, 120 butir pil ekstasi, delapan papan pil happy five (H5), satu timbangan digital, satu bungkus plastik klip kosong berbagai ukuran, dan dua handphone,” ungkap Irjen Pol Sormin.

Atas penangkapan ini, sambung alumni Akpol Tahun 1987 ini, Kapolsek Hamparan Perak kemudian melaporkannya ke Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Dayan.

Atas perintah Kapolres Pelabuhan Belawan bersama Sat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan dilakukan pengembangan dan penangkapan terhadap tersangka DE.

“Dari tersangka DE didapatkan sebanyak empat bungkus sabu seberat 313 gram, 1.000 butir pil ekstasi, satu timbangan digital, satu handphone, dan dompet berisi Rp 300 ribu,” beber Kapoldasu.

Akan tetapi, saat akan dilakukan pengembangan ke arah rutan Tanjung Gusta, tersangka DE ternyata berupaya melarikan diri dan melawan petugas.

Sehingga harus dilakukan tindakan tegas dan terukur, dengan cara menembak tersangka. Saat perjalanan ke RS Bhayangkara Polda Sumut tersangka DE meninggal dunia.

“Atas perbuatannya, tersangka Y akan dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) subsidair Pasal 112 ayat (2) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang peredaran narkotika dengan ancaman pidana hukuman mati atau penjara seumur hidup,”tandas Jenderal dengan pangkat dua bintang emas di pundaknya ini. (ds/Red)
Share:
Komentar

Berita Terkini