Wartawan Adalah Mitra Kerja TNI AD, Kata Dandim 0213-Nias

/

/ Rabu, 04 Desember 2019 / 08.00 WIB
dailysatu.com - Komandan Distrik Militer (Dandim) 0213-Nias, Sumatera Utara, Letkol Inf TP Lobuan Simbolon, mengatakan bahwa wartawan adalah mitra kerja bagi TNI AD.

Demikian disampaikannya saat bertemu dengan belasan wartawan dari berbagai media cetak, televisi, dan online Se-Kota Gunungsitoli, dalam konferensi pers, Selasa (03/12/2019).

Dalam konferensi tersebut, Lobuan memaparkan hasil pencapaian kinerja Kodim 0213-Nias di berbagai sektor. Dia juga menyampaikan klarifikasi tentang kabar miring yang beredar dikalangan wartawan.
Adapun pencapaian kinerja yang dipaparkan Lobuan antara lain, pekerjaan rehap bangunan Mesjid di Desa Afia Kecamatan Gunungsitoli Utara Kota Gunungsitoli, rehap bangunan Gereja di Desa Somi Kecamatan Gido Kabupaten Nias.

Kemudian pembangunan pagar beton di asrama Kodim 0213-Nias, pembangunan lapangan volley dihalaman belakang Kodim 0213-Nias, serta pembangunan dua unit rumah dinas di Koramil 04 Kecamatan Lahusa Kabupaten Nias Selatan.

Untuk kabar dugaan intimidasi seorang wartawan online melalui telephone selular, Lobuan menyebut tidak benar. Karena menurutnya, wartawan adalah saudara, sahabat, sekaligus mitra kerja TNI AD di Pulau Nias khususnya Kota Gunungsitoli.
"Saya tidak pernah mengintimidasi wartawan, kabar itu bohong. Bagaimana mungkin saya sanggup melakukannya, sementara wartawan adalah mitra kerja saya. Maka saya pikir, ada terjadi kesalahpahaman disana", kata Lobuan.

Dia menerangkan, peristiwa tindak penganiayaan yang diduga dilakukan oknum perwira Kapten PS terhadap Sudarman ABK KMP Wira Glory disebabkan atas kesalahpahaman. Meski begitu, kedua belah pihak telah sepakat berdamai.

"Mereka sudah damai secara kekeluargaan, untuk penyebab karena salah paham. Sebelumnya kami juga bersikap netral, dan menghargai setiap proses dari penyelidikan yang berjalan di Subdenpom Nias", ujar Lobuan.

Ditempat yang sama, Dansub Denpom 1/2-5 Nias, Kapten CPM Wigus Siswoyo, membenarkan sempat ada pengaduan dilayangkan Sudarman terkait dugaan penganiayaan yang menimpa dirinya. Dimana, pengaduan tersebut dalam tahap penyelidikan.

"Sore tadi korban telah menyerahkan surat perdamaian sekaligus permohonan pencabutan pengaduan. Kedua surat itu menjadi bahan pertimbangan kami melanjutkan atau tidaknya penyelidikan. Khusus untuk materi penyelidikan, maaf saya tidak dapat memaparkannya di forum ini", terang Wigus. (ds/Ris)
Komentar Anda

Berita Terkini