Tagih Hutang Centre Point, BP2RD Rencanakan Bentuk Tim Libatkan Instansi Vertikal

Dibaca:
Editor: Heri dailysatu author photo
dailysatu.com - Meski upaya penagihan sudah dilakukan, namun sampai saat ini pihak pengelola gedung Centre Poin, PT Arga Citra Kharisma, belum juga memenuhi kewajiban untuk melunasi hutang pajak PBB nya.

Untuk itu, pihak Badan Pengelola Pajak & Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Medan pun segera membentuk tim khusus, guna bisa menyelesaikan persoalan tersebut.

Ungkapan itu disampaikan Kepala Badan Pengelola Pajak & Retribusi Daerah Pemko Medan, Suherman, di Medan, kemarin.

" Upaya penagihan terus kita lakukan sampai sekarang. Namun, biar upaya yang kita lakukan lebih efektif lagi, kita sudah ada rencana untuk membuat tim khusus. yaitu tim penagihan pajak termasuk untuk penagihan pajak Crntre Point," ungkap Suherman.

Adapun tim yang akan dibentuk nantinya ungkapnya, tidak hanya dari pihak BP2RD saja. Melainkan juga melibatkan unsur terkait lainnya, diantaranya Satpol PP, serta unsur vertical lannya.

" Rencana kita seperti itu tim yang akan segera dibentuk ini. Namun kan mesti ada payung hukum. Dan kita secepatnya menyampaikan kepada pimpinan (Plt Walikota) untuk meminta arahan dan petunjuknya apakah bisa dibuat Perwalnya. Begitu juga kita akan melakukan konsultasi ke BPK dan DPRD Medan, untuk mempertanyakan soal Perwal pembentukan tim tersebut yang rencananya selain Satpol PP juga melibatkan instansi vertikal," ujarnya.

Menurutnya, tim ini nantinya  tidak hanya untuk melakukan penagihan tunggakan pajak Crntre Point saja, tapi juga bertugas melakukan penagihan ke Perusahaan- perusahaan besar lainnya jika ada yang menunggak pajak hingga begitu besar jumlahnya.

Dia menyebutkan, pihak pengelola Centre Poin sendiri belum membayarkan pajaknya terhitung tahun 2010,  2011, 2012, 2014, 2015, 2016, 2017, 2018, dan 2019, yang jumlah keseluruhannya Rp58 Milyar.

" Itu sudah termasuk dendanya sekitar Rp16 M. jadi pokok hutang pajaknya kisaran Rp41 M," sebutnya.(ds/lilik)
Share:
Komentar

Berita Terkini