Rapat Penjaringan Pilkada, Golkar Sumut Belum Usung Nama Balon

Dibaca:
Editor: Heri dailysatu author photo
dailysatu.com - Dalam rangka memperkuat kesiapan menyambut Pilkada Serentak di Sumatera Utara, Tim Penjaringan Pilkada Golkar Sumut, melaksanaka Rapat di kantor Golkar Sumut jalan Wahid Hasyim Medan.

Dalam rangka Pilkada Serentak di Sumut tahun 2020, Tim penjaringan Pilkada Sumut DPD I Partai Golkar Sumut,mengadakan rapat tim, kemarin (21/12/2019).

Mengapa baru sekarang diumumkan, karena beredarnya isu dan berita di lapangan yang simpang siur terkait rapat tim penjaringan, yang juga dihadiri langsung oleh Plt. Ketua Golkar Sumut Ahmad Dolly Kurnia Tanjung.

Ungkapan itu disampaikan  Seketaris Tim Penjaringan Pilkada DPD I Partai Golkar Sumut Sangkot Sirait, kepada wartawan, Rabu ( 25/12) di Medan.

Lebih lanjut Sangkot mengatakan, rapat itu hanya membicarakan tehnis dan tahapan jadwal sampai dengan proses pleno diperluas DPD PG Propinsi Sumut untuk di rekom ke DPP PG, Pasangan Bupati/ wakil bupati dan atau Walikota/ wakil walikota.

" Untuk itu, masih banyak tahapan-tahapan yang harus di lewati oleh para calon. Dan masih panjang proses pencalonan bakal Bupati dan Walikota, " tegas Sangkot.

Dia menambahkan, sampai saat ini Partai Golkar belum ada memberi keputusan apapun di setiap daerah untuk menentukan sikap yang di anggap final dalam merekom Bupati dan walikota di tahun 2020 ini.

Rapat yg di pimpin oleh ketua PLT H Ahmad Dolly Kurnia Tanjung itu , hanya menampung aspirasi dari tim dalam meminta masukannya agar dapat di kaji kembali proses tahapan serta animo masyarakat tentang kepala daerah tahun 2020.

Begitu juga untuk kota Medan yang menjadi barometer kabupaten kota lainnya, dimana Partai Golkar tetap menjalankan segala proses dan mekanisme bagi semua kandidat yg telah mendaftar di DPD Golkar kota Medan.

Sementara itu, adanya klaim dari kader Partai Golkar Sumut, Golkar Sumut sudah menjatuhkan pilihan pada salah satu Balon dengan calon wakil dari kader Partai sendiri, Sangkot dengan tegas mengatakan, hal tersebut tidak benar dan diluar konteks dari pertemuan kemarin.

" Kalau ada yang mengklim dirinya maju berpasangan dengan balon yang sudah mendaftar karna dia kader Partai Golkar dan mendapat dukungan dari Golkar Sumut itu tidak benar, dan tanpa sepengetahuan Pengurus Golkar Sumut," tegasnya.

Terakhir, Sangkot menegaskan, sampai hari ini DPD I Partai Golkar Sumatera Utara belum ada sedikit pun mengambil sikap tentang pasangan Bupati dan Walikota di 23 kabupaten se sumatera utara.

sehingga siapa pun belum ada yg bisa mengklim dirinya sudah di rekom oleh Partai Golkar untuk menjadi calon bupati/ wakil bupati dan atau walikota/ wakil walikota pada pilkada 2020 mendatang.(ds/rel)
Share:
Komentar

Berita Terkini