Pembangunan Los Pedagang Buah di Gunungsitoli Bukan Proyek Siluman

Dibaca:
Editor: Heri dailysatu author photo
dailysatu.com - Kepala Dinas PUPR Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara, Ampelius Nazara ST, mengatakan jika pembangunan los pedagang buah di Jalan Cipto Maungkusumo, Kelurahan Pasar, Kecamatan Gunungsitoli, bukan proyek siluman.

Diapun sangat menyayangkan spekulasi dan opini buruk yang sengaja dibangun oleh pihak-pihak tidak bertanggungjawab melalui media sosial facebook.

Menurutnya, anggaran pembangunan los bagi pedagang buah tersebut bersumber dari P-APBD Kota Gunungsitoli Tahun 2019 dengan nilai kontrak sebesar Rp. 187.139.000.
"Jadi anggran pembangunannya bersumber dari P-APBD Kota Gunungsitoli sesuai dengan keterangan dalam papan proyek. Tidak benar los itu bangunan ataupun proyek siluman", kata Ampelius saat dihubungi melalui via WhatsApp, Sabtu (7/12/2019).

Adapun tujuan pembangunan los, lanjutnya, demi penataan kawasan jalan kota sehingga tidak terlihat kumuh dan semeraut. Kemudian juga, untuk memberikan tempat yang layak dan nyaman kepada pedagang buah.

"Dengan terbangunnya jembatan ruas Desa Boyo Jalan Ampera, maka konsentrasi penggunaan jalan semakin terurai karena sudah ada jalan alternatif yang lebih dekat. Sehingga kekawatirannterjadinya macet tidak terjadi", ujar Ampelius.

Diterangkan Ampelius lagi, setelah nanti pembangunan los selesai dikerjakan, selanjutnya Dinas PUPR akan menyerahkan ke Dinas Perindag sebagai pengelola sekaligus menata tempat berjualan pedagang.
Hal senada disampaikan Kabag Humas dan Keprotokolan Pemerintah Kota Gunungsitoli, Victor Gea S.Kom, menjelaskan bahwa selain menata tempat berjualan, pembangunan los juga bertujuan meningkatkan penghasilan para pedagang buah.

"Pembangunan los diprediksi tidak akan menimbulkan kemacetan yang signifikan bagi pengendara bermortor. Terlebih karena sudah ada pembanguan jalan-jalan alternatif, sehingga otomatis mengurangi volume kendaraan yang melintasi jalan Cipto Mangunkusumo", ucap Victor. (ds/Ris)
Share:
Komentar

Berita Terkini