Los Pedagang Buah di Gunungsitoli Bersifat Sementara, Kata Kadisperindag

Dibaca:
Editor: Heri dailysatu author photo
dailysatu.com - Kadis Perindag Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara, Yusrisman Telaumbanua, menyebut pembangunan 17 Los pedagang buah di Jalan Cipto Mangunkusumo, Kelurahan Pasar, Kecamatan Gunungsitoli, bersifat sementara.

Selain bersifat sementara, menurutnya pembangunan ke 17 Los untuk menata sekaligus meminimalisir aktifitas pedagang buah yang selama ini dinilai menimbulkan kesemerautan di sepanjang jalan Cipto Mangunkusumo.

BACA | Sejumlah Perda di Gunungsitoli Harus Ditinjau Kembali 

"Tidak benar kalau pembangunannya memakan bahu jalan. Keberadaan los tersebut bersifat sementara hingga pembangunan Pasar Modren di Eks Pasar Nou selesai dikerjakan nanti. Kalau ada isu miring, semua itu tidak benar", ujar Yurisman ketika ditemui, Jumat (6/12/2019).

Diterangkannya, tujuan Pemerintah Kota Gunungsitoli membangun 17 los untuk menata pedagang buah agar terlihat rapi dan bersih. Dimana selama ini, meja ataupun lapak pedagang buah menyebabkan kesemerautan yang terkesan jorok.

"Pemerintah mencoba memusatakan satu tempat bagi pedagang buah, supaya keberadaan mereka lebih tertata rapi. Sebenarnya, jika di lihat dari sisi kanan dan kiri pembangunan los tidak ada memakan bahu jalan", pungkas Yusrisman.

Dari pantauan dailysatu.com, sebelum 17 los dibangun pemerintah, banyak pedagang buah menjajakan dagangannya di sembarang tempat. Bahkan tak jarang, keberadaan lapak pedangan menimbulkan kesan kumuh dan kesemerautan. (ds/Ris)
Share:
Komentar

Berita Terkini