Ini Pengungkapan Kasus Selama 1 Tahun di Polres Taput

Dibaca:
Editor: Heri dailysatu author photo
Teks foto : Kapolres Taput AKBP Horas Marasi Silaen MPsi, didampingi Waka Polres Kompol Mukmin Rambe SH dan sejumlah Kasat.
dailysatu.com - Kapolres Tapanuli Utara (Taput), AKBP Horas Marasi Silaen MPsi, didampingi Waka Polres, Kompol Mukmin Rambe SH, Kasat Reskrim, AKP Bonar Silalahi SH, memaparkan pengungkapan berbagai kasus di wilayah hukum Polres Taput, Selasa (31/12/2019) di Mako Polres Taput.

Tahun 2019, untuk jenis kasus pelanggaran Lalu Lintas, Polres Taput melakukan tindakan tilang sebanyak 3543 dan teguran 823. Jenis kasus Laka Lantas sebanyak 183, dengan korban meninggal dunia 53, luka berat 120, luka ringan 168 dan kerugian material Rp 576.500.000.

Satuan Reskrim, untuk kasus tindak pidana kejahatan konvensional 283, transnasional tidak ada, kekayaan negara 6 dan kejahatan berimplikasi kontijensi tidak ada.

Pada tahun 2019, penyelesaian kasus dari bulan Januari s/d Desember, sebanyak 289 kasus. Dimana pada P-21 sebanyak 119 kasus dan SP3 sebanyak 170 kasus.

"Kasus yang menonjol bulan September 2019, yaitu kasus pembunuhan yang terjadi di Desa Hutapea dengan tersangka Rinto Hutapea dan korban Kristina boru Gultom. Lalu, bulan Agustus 2019 kasus peredaran uang palsu di Kecamatan Pahae Jae dengan tersangka Zulfri Manalu," ucap Kapolres.

Dilanjutkannya, untuk kasus Narkoba, jenis sabu-sabu 15 dan ganja 7 kasus. Pada tahun 2019, kasus paling menonjol adalah jenis ganja dengan barang bukti sebanyak 520 gram.

Dipenghujung tahun 2019 ini, kata AKBP Horas Marasi Silaen MPsi, Polres Taput melaksanakan Operasi Lilin Toba 2019. Jumlah personil yang terlibat, Polri 47, TNI 30, dibantu oleh personil Dinas Perhubungan 24, Sat Pol PP 25 dan Dinas Kesehatan 24.

"Kita juga melakukan pengamanan di seluruh Gereja di wilayah hukum Polres Taput sebanyak 310 personil. Termasuk di seluruh kecamatan di Taput dalam perayaan Natal dan Tahun Baru 2020," ujar Kapolres. (ds/Bisnur Sitompul)
Share:
Komentar

Berita Terkini