Bupati Taput Beri Tali Asih Pada Peringatan HUT Korpri ke 48 & Hari Guru ke 74

/

/ Rabu, 04 Desember 2019 / 09.00 WIB
Teks foto : Bupati Taput memberikan tali asih kepada anggota Korpri Taput
dailysatu.com - Peringatan HUT Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) ke 48 dan Hari Guru Nasional ke 74 di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), dilakukan di Stadion Mini Serbaguna, Tarutung, Selasa (3/12/2019).

Bupati Taput Drs Nikson Nababan MSi, memimpin upacara HUT Korpri ke 48 dan Peringatan Hari Guru ke 74, dihadiri oleh Kapolres Taput AKBP Horas M Silaen, Dandim 0210/TU Letkol Roni Agus Widodo, Sekda Indra Simaremare, Ketua TP PKK Taput Ny Nikson Nababan.

Presiden RI Joko Widodo selaku Penasehat Nasional Korpri dalam sambutan tertulis disampaikan Bupati Taput dihadapan pimpinan OPD, anggota Korpri, para guru, Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah, Presiden mengajak seluruh anggota Korpri untuk mengambil jalan perubahan, melakukan reformasi secara berkelanjutan, tidak ada lagi pola pikir lama, tidak ada lagi kerja linear, dan tidak ada lagi kerja rutinitas.

“Birokrasi harus berubah, kita harus membangun nilai-nilai baru dalam bekerja, cepat beradaptasi dengan perubahan. Saya mengajak seluruh Anggota Korpri untuk terus menerus bergerak mencari terobosan, terus menerus melakukan inovasi. Pelayanan yang ruwet, berbelit-belit dan yang menyulitkan rakyat, harus kita pangkas. Kecepatan melayani menjadi kunci reformasi birokrasi," kata Presiden Jokowi yang dibacakan Bupati Taput.

Dilanjutkan Presiden, orientasi birokrasi harus betul-betul berubah, bukan lagi berorientasi pada prosedur, tetapi lebih berorientasi pada hasil nyata. Panjangnya rantai pengambilan keputusan juga harus bisa dipotong, dipercepat dengan cara penerapan teknologi. Bahkan untuk jabatan eselon 3 dan 4 untuk ditiadakan, sehingga pengambil keputusan bisa lebih cepat. Hal yang pahit harus dlakukan. Karena di era persaingan antar negara yang semakin sengit seperti saat ini, jika lambat pasti tertinggal. Karena itu ukurannya adalah bukan lebih baik dari sebelumnya tetapi lebih baik dari negara lain yang menjadi saingan Indonesia.

Sementara sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim mengatakan, tugas guru adalah tugas termulia dan sekaligus tugas tersulit. Menteri menekankan pentingnya guru untuk melakukan perubahan yang dimulai dari kelas.

“Besok, dimanapun anda berada, lakukan perubahan kecil di kelas anda. Ajaklah kelas berdiskusi, bukan hanya mendengar. Berikan kesempatan kepada murid untuk mengajar dikelas, cetuskan proyek bakti sosial yang melibatkan seluruh kelas. temukan suatu bakat dalam diri murid yang kurang percaya diri. Tawarkan bantuan kepada guru yang sedang mengalami kesulitan. Apa pun perubahan kecil itu, jika setiap guru melakukannya secara serentak, kapal besar bernama Indonesia ini pasti akan bergerak. Selamat Hari Guru,” ucap Bupati mengakhiri sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

Usai Upacara dilanjutkan dengan Penyerahan Tali Asih Korpri, yakni pemberian cinderamata kepada anggota Korpri yang Purnabhakti sebanyak 36 orang, pemberian uang duka kepada anggota Korpri yang meninggal dunia sebanyak 7 orang, pemberian uang duka kepada suami/isteri anggota Korpri yang meninggal dunia sebanyak 8 orang.

Kemudian, pemberian cinderamata kepada anggota Korpri yang melangsungkan pernikahan pertama sebanyak 7 orang, pemberian bantuan pendidikan kepada putra-putri anggota Korpri yang masuk perguruan tinggi negeri sebanyak 44 orang.

Penyerahan penghargaan kepada tiga Organisasi Perangkat Daerah sebagai pendonor darah terbanyak, yaitu Inspektorat, RSUD Tarutung dan Dinas Ketapang. Donor darah tersebut dilaksanakan Korpri Taput sebagai salah satu rangkaian peringatan HUT Korpri ke 48 Tahun 2019. (ds/Bisnur Sitompul)
Komentar Anda

Berita Terkini