Aniaya Pacar Hingga Kritis Fernando Silaban Ditangkap Aparat Polres Taput

/

/ Rabu, 04 Desember 2019 / 17.34 WIB
Teks foto : Ilustrasi
dailysatu.com - Fernando Silaban (25), warga Desa Pancurbatu Kecamatan Adiankoting Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) ditangkap aparat Polres Taput karena melakukan penganiayaan terhadap Fortina boru Saruksuk (24), warga Lumban Maria Desa Parbubu Dolok Kecamatan Tarutung, Taput.

Informasi diperoleh, penganiayaan itu dilakukan pelaku Fernando Silaban terhadap korban Fortina boru Saruksuk yang disebut-sebut merupakan pacarnya, Rabu (4/12/2019) sekira pukul 07.30 Wib, di Jalan Dr Sutomo Tarutung.

Saat itu, pelaku mendatangi tempat kerja korban yang berprofesi sebagai penjahit pakaian di Jln Dr Sutomo, Tarutung. Karena korban belum datang ke tempat kerjanya, lalu pelaku menyuruh Derma boru Malau yang merupakan teman kerja korban untuk menelponnya.

Sekitar lima menit kemudian, korban Tina boru Saruksuk tiba di tempat kerjanya dan langsung bertemu dengan pelaku Fernando Silaban. Saat bertemu, pasangan yang disebut berpacaran ini terlibat cekcok mulut.

Lalu, Fernando Silaban mengambil gunting yang dipegang oleh korban saat bekerja dan langsung menusuk bagian perut, dada, kaki, tangan dan pelipis mata sebelah kiri korban. Seketika korban jatuh dan lemas karena mengalami luka cukup serius.

Setelah menusuk korban, pelaku melarikan diri menuju arah jalan Sibolga. Aparat Polres Taput yang mendapat informasi tersebut lalu bergerak ke TKP.

Pelaku akhirnya berhasil diamanakan oleh Kanit Pidum, Aipda Haris Matondang SH dan Bripka Morijon Sitorus serta Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Taput. Pelaku ditangkap saat hendak menghentikan mobil dengan tujuan melarikan diri dan menghilangkan barang bukti.

Tim Opsnal Sat Reskrim selanjutnya membawa pelaku serta barang bukti ke Mako Polres Taput untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolres Taput AKBP Horas M Silaen MPsi, melalui Kasubbag Humas Aiptu Sutomo M Simaremare mengatakan, saat ini pelaku dan barang bukti berupa sebuah gunting telah ditahan untuk dilakukan pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut.

"Untuk korban saat ini masih dirawat intensif di RSU Tarutung karena mengalami sejumlah luka tusukan di tubuhnya," ujar Aiptu Sutomo M Simaremare. (ds/Bisnur Sitompul)
Komentar Anda

Berita Terkini