Rencana Pendirian UN, Pemkab Taput Kunjungi UIN Suska Riau

/

/ Rabu, 06 November 2019 / 20.40 WIB
Teks foto : Wakil Bupati Taput Sarlandy Hutabarat SH mengunjungi UIN Suska Riau.
dailysatu.com - Bupati Tapanuli Utara (Taput) Drs Nikson Nababan MSi, diwakili Wakil Bupati Sarlandy Hutabarat SH, didampingi Tim Ahli dari Universitas Sumatera Utara dan Bappeda Taput, melakukan kunjungan ke Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau, dalam rangka menggali informasi tentang proses transformasi atau perubahan status IAIN Riau menjadi UIN Suska Riau, bertempat di Gedung Rektorat UIN Suska Riau, Pekanbaru, Rabu (06/11/2019).

Wakil Bupati yang disambut oleh Rektor UIN Suska Riau, Prof Dr H Ahmad Mujahidin SAg MAg, mengatakan tujuan kunjungan ini berkaitan dengan rencana Pemerintah Kabupaten Taput untuk mendirikan Universitas Negeri (UN) di Taput.

BACA | Kompol Mukmin Rambe Sekarang Wakapolres Taput 

"Saat ini di Provinsi Sumatera Utara hanya ada 3 universitas negeri yang berada di Ibukota Provinsi. Tingkat kebutuhan terhadap keberadaan universitas negeri di Tapanuli Raya sangat tinggi, hal ini dapat dilihat dari  jumlah pelajar lulusan SMA/ sederajat yang melanjutkan pendidikan tinggi di luar daerah yang menyebabkan biaya pendidikan menjadi lebih mahal. Selain untuk peningkatan sumber daya manusia, kami bersama Bupati Taput berkeyakinan dengan adanya universitas negeri ini akan memberikan multi efek. Diantaranya uang tidak akan banyak mengalir ke luar Tapanuli dan termasuk juga peningkatan wisatawan domestik yang akan berkunjung ke kawasan Danau Toba. Semoga kunjungan ini menjadi modal berharga dalam mempercepat cita-cita ini," jelas Sarlandy Hutabarat SH.

Rektor UIN Suska Riau, Prof Dr H Ahmad Mujahidin SAg MAg, memberikan penjelasan, perubahan status tersebut membawa keuntungan yang sangat banyak, bukan hanya dari jumlah mahasiswa bertambah, tetapi juga bagaimana pada akhirnya universitas ini mampu membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitarnya. Perubahan status yang dilakukan tetap mempertahankan fakultas keagamaan yang ada 4 fakultas dan menambah 4 fakultas bersifat umum.

"Kami mendukung penuh atas niat baik Pemkab Taput untuk mewujudkan berdirinya universitas negeri di wilayah Tapanuli demi kemajuan masyarakat secara umum," ujar Rektor Ahmad Mujahidin. (ds/Bisnur Sitompul)
Komentar Anda

Berita Terkini