Wujudkan Pemekaran Medan Utara, Wadah Permata Terbentuk

/

/ Jumat, 04 Oktober 2019 / 20.49 WIB
Teks foto : Para pengurus Permata dan KAAMU saat foto bersama
dailysatu.com - Guna terwujudnya pemekaran Medan Utara berbagai elemen masyarakat terus bersatu, dan membentuk wadah - wadah kelompok perjuangan.

Selain KAAMU (Kami Aliansi Anak Medan Utara ) dan KAMMU (Kami Aliansi Mahasiswa Medan Utara), saat ini juga telah terbentuk Permata (Perempuan Medan Utara) yang beranggotakan para wanita yang ada di empat kecamatan Medan Utara.

Terbentuknya Permata ini, atas inisiatif para wanita - wanita tanggu yang ada di Medan Utara yang ingin perubahan pembangunan di Medan Utara.

Dalam musyawarah yang diadakan di salah satu lesehan keluarga  di Pasar 2, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Jumat (4/10/2019) sore.

Telah terpilih para pengurus Permata diantaranya Ketua Herliani Nasution, Sekretaris Rina Aida dan Bendahara Erna Lubis dan akan mulai bekerja menyusul pengurus hingga tingkat kelurahan.

Ketua Permata Herliani Nasution didamping Sekretaris Rina Aida dan Bendahara Erna Lubis kepada wartawan mengatakan, Permata ini dibentuk dengan tujuan untuk memberikan pemahaman kepada para perempuan pentingnya pemekaran Medan Utara.
"Kita akan melakukan program sosial dengan cara memberikan bantuan bagi warga kurang mampu, sekaligus mensosialisasikan pentingnya pemekaran Medan Utara," ucap Herliana.

Untuk para perempuan tanggu yang telah bergabung di Permata mencapai seratus orang.

"Untuk anggota kita sudah mencapai seratus orang, yang tersebar di berbagai wilayah di Medan utara dan berbagai profesi," cetusnya.

Dalam kesempatan ini, Herliana dan para pengurus Permata berharap tujuan pemekaran Medan Utara bisa terwujud agar pembangunan bisa lebih merata.

"Kita semua berharap, dengan dimekarkannya Medan Utara pembangunan bisa dirasakan warga Medan Utara dan perekonomian masyarakat bisa lebih baik lagi," harapnya.

Sementara itu, Ketua Umum KAAMU Zainuddin didamping para pengurus mengatakan isu pemekaran Medan Utara sudah ada sejak puluhan tahun yang lalu, namun belum juga terlaksana.

"Secara singkat kita juga tahu isu pemekaran Medan Utara sudah ada sejak lama, namun apa yang terjadi hanya wacana saja," cetus Zainuddin.

Dirinya bersama rekan - rekan para pengurus KAAMU, akan berjuang guna mewujudkan pemekaran Medan Utara.

"Hanya pemekaran yang dapat meratakan pembangunan di Medan Utara ini, kita lihat para penguasa Kota Medan hanya memberikan angin surga untuk pembangunan disini. Tapi hingga hari ini, Medan Utara seperti dianak tirikan," ucapnya.

Lebih lanjut disampaikan Zainuddin, dengan adanya wadah Permata ini diharapkan perjuangan dan sosialisasi tentang pemekaran Medan Utara bisa lebih maju.

"Kita sudah ada KAMMI, hari ini telah terbentuk Permata. Saya berharap gerakan sosial yang akan dilakukan Permata bisa lebih menyentuh masyarakat kalangan bawah," harapnya.

"Saya bersama rekan- rekan akan terus berjuang untuk mewujudkan pemekaran Medan Utara, dengan cara begitu kita bisa menikmati dan merasakan pembangunan yang sesungguhnya," tandas Zunaiddin.(ds/02)
Komentar Anda

Berita Terkini