169 Kg Ganja & 9,5 Kg Sabu Dimusnkan Polrestabes Medan

/

/ Jumat, 11 Oktober 2019 / 20.18 WIB
dailysatu.com - Polrestabes Medan memusnakan narkoba terdiri dari 169 Kg Ganja dan 9,5 Kg Sabu, pemusnahan tersebut dilakukan di halaman Mapolrestabes Medan, Jumat (11/10).

Pemusnahan barang bukti hasil tangkapan pada bulan Agustus 2019, tersebut dipimpin langsung Kapolrestabes Medan Kombes Dadang Hartanto.

Adapun untuk barang bukti ganja dimusnahkan dengan cara dibakar, sedangkan sabu dimusnahkan dalam mesin incerenator milik Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Utara.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto mengatakan, pemusnahan barang bukti narkotika sebagai bentuk keseriusan penegak hukum dalam memberantas peredaran narkoba.

BACA | Pelaku Penusuk Menko Polhukam Sudah Lama Tinggalkan Kota Medan

 "Dengan gencarnya penindakan diharapkan masyarakat semakin sadar tentang bahaya dan pengarus peredara narkoba," ujarnya saat memberikan keterangan di Mapolrestabes Medan.

Kasat Res Narkoba Polrestabes Medan, AKBP Raphael Sandhy Priambodo, menjelaskan pemusnahan narkoba telah mendapat persetujuan dari pihak kejaksaan dan pengadilan.

"Untuk barang bukti ganja merupakan milik dari tersanga Sulaiman dan Muhammad Rizki yang ditangkap di Jalan HM Harun, Dusun IV, Desa Percut Seituan, dan barang bukti sabu milik tersangka Aliandi dan Iwan Syahputra. Kami mendapatkan tiga LP ataupun tiga laporan polisi dengan tersangka sejumlah tujuh orang," katanya.

Masing-masing pada tanggal (14/9/2019) lanjut Raphael, pihaknya mengamankan satu orang tersangka dengan barang bukti 1,5 kg sabu.

"Keesokan harinya kami bekerja sama dengan Polsek Medan Timur dan Polda, kami mengamankan satu orang dari surabaya itu membawa kepimilikan sabu kurang lebih 6 kg di hotel Deli," kata Kasatresnarkoba Polrestabes Medan AKBP Raphael.

"Pada saat tanggal (5/10/2019) kami mengamankan satu orang tersangka lagi dengan kepemilikan barang bukti sebanyak 2 kg sabu," sambungnya.

Lanjut Raphael, barang bukti ganja yang berhasil diamankan berasal dari Kota Banda Aceh.

"Sedangkan barang bukti sabu-sabu, ini ada jaringannya sudah kita DPO kan tersangkanya," tukasnya. (ds/IT)
Komentar Anda

Berita Terkini