Pelaku Pembobol Toko Miduk Tarutung Masih Diburu

/

/ Kamis, 05 September 2019 / 16.45 WIB
Foto : Toko Miduk di Jalan Sisingamangaraja Tarutung, Taput, yang dibobol pencuri pada Juli lalu.

dailysatu.com - Penanganan kasus pembobolan Toko Miduk milik Nursinta Panggabean (79) berlokasi di Jalan Sisingamangaraja Tarutung Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) yang terjadi pada (1/7/2019) lalu, belum membuahkan hasil. Namun para pelaku masih diburu oleh pihak Polres Taput.

Sebelumnya, berdasarkan keterangan dari Kasubbag Humas Polres Taput Aiptu Sutomo M Simare-mare beberapa waktu lalu telah menjelaskan, para pelaku berhasil membobol brankas besi dan menggasak uang senilai Rp 200 juta, perhiasan berlian, emas batangan dan puluhan sertifikat tanah. Akibat pembobolan tersebut, korban diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp 1 Miliar.

Sekaitan dengan itu, Kapolres Taput AKBP Horas Marasi Silaen MPsi saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (5/9) mengatakan, para pelaku saat ini masih dalam pengejaran polisi. Para pelaku diduga merupakan sindikat atau gembong pencurian antar Kabupaten dan sudah sangat profesional melakukan aksinya.

"Kita targetkan, dalam waktu dekat ini para pelaku akan kita ringkus. Saat ini Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Taput sedang bekerja keras untuk menangkap pelaku," ujar AKBP Horas M Silaen MPsi.

Dikatakannya, tim pemburu pelaku juga sudah melakukan pengejaran sampai ke Kabupaten Batubara, Labuhanbatu, Simalungun dan Pematang Siantar.

"Kita juga melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah residivis dan mengumpulkan data-data. Dan kita sudah tekankan kepada semua tim agar para pelaku secepatnya bisa diringkus," pungkasnya.

Terkait identitas pelaku, Kapolres Taput mengatakan, inisial pelaku tidak bisa dijelaskan saat ini. Tujuannya untuk menjaga kerahasiaan agar para pelaku tidak menghilangkan jejak.

"Kita masih terus bekerja keras untuk menangkap para pelakunya. Kita juga sudah memakai tim IT untuk mengikuti dan memantau jejak para pelaku. Kami harapkan juga peran serta masyarakat apabila ada mendapatkan informasi, silahkan laporkan ke kita," imbuh AKBP Horas M Silaen MPsi. (ds/Bisnur Sitompul)



Komentar Anda

Berita Terkini