Meski Gratis,Puskesmas Diminta Tetap Prioritaskan Pelayanan

/

/ Sabtu, 07 September 2019 / 17.06 WIB

dailysatu.com-Wakil Ketua DPRD Medan Iswanda Ramli minta Pemko Medan agar terus memaksimalkan pengawasan terhadap Puskesmas dan Rumah Sakit terkait pelayanan kesehatan. Selama ini masih sering terjadi, pelayanan buruk bagi masyarakat miskin dikarenakan berobat gratis.

Hal tersebut disampaikan Iswanda Ramli saat acara sosialisasi ke XII Tahun 2019 Perda kota Medan No 7 Tahun 2016 tentang retribusi pelayanan Kesehatan di Komplek Tasbih I Kec Medan Sunggal, Sabtu (31/8/2019). Hadir pada pelaksanaan sosialisasi tokoh masyarakat, tokoh agama dan ratusan masyarakat.

Disebutkan, dalam Perda mengatur bagi setiap warga Kota Medan yang memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) tidak dipungut biaya retribusi untuk menggunakan jasa layanan kesehatan di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas). Namun tambah politisi Golkar itu, jangan karena gratis lantas mengurangi pelayanan.

Ditambahkan, dalam Perda pada Bab VI pasal 11 Perda disebutkan bagi penduduk daerah yang memiliki dan menunjukkan KTP/KRT/KS atau kartu jaminan/asuransi kesehatan lainnya tidak dipungut biaya retribusi.

Begitu juga dengan keluarga miskin, anak jalanan, korban kekerasan juga dibebaskan dari retribusi layanan kesehatan di Puskesmas.

"Jadi jelas, walaupun tak punya kartu KIS, tapi masih punya KTP bisa berobat ke Puskesmas dengan gratis,"jelasnya sembari menyebutkan meski gratis puskesmas harus tetap memberikan pelayanan maksimal.

Sebagaimana diketahui, Perda tersebut terdiri XX BAB dan 30 Pasal, kata Iswanda. Seperti dalam Bab II Pasal 5 Perda tersebut bahwa wajib retribusi pelayanan kesehatan adalah orang pribadi atau badan yang menurut ketentuan peraturan perundang-undangan retribusi diwajibkan untuk melakukan pembayaran retribusi, termasuk pemungut atau pemotong retribusi tertentu. (ds/romisyah)
Komentar Anda

Berita Terkini