Kematian Candra Simamora Belum Terungkap, Sebelum Meninggal sempat bilang "Dangna kecelakaan au, alai na dipalaki halak doa au "

/

/ Senin, 09 September 2019 / 19.13 WIB
Foto : Korban Candra Simamora.

dailysatu.com - Penyebab kematian Candra Simamora (38) warga Desa Pantis Kecamatan Pahae Julu, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) yang sebelumnya ditemukan tewas di pinggir Jalan Tarutung - Sipirok, Desa Panaurnapitu Kecamatan Siatas Barita, Taput, pada Minggu (1/9) dini hari lalu, hingga kini belum terungkap.

Penyebab kematian korban apakah akibat dugaan penganiayaan atau murni akibat kecelakaan lalu lintas (Lakalantas), hingga saat ini belum bisa dipastikan.

Meskipun hasil gelar perkara Polres Taput yang dilakukan pada (2/9) lalu menyimpulkan, bahwa kematian korban diduga akibat Lakalantas. Namun belakangan, Kapolres Taput AKBP Horas M Silaen MPsi, melalui Kasubbag Humas, Aiptu Sutomo M Simaremare mengklarifikasi kembali bahwa kematian korban belum bisa dipastikan akibat Lakalantas.

"Jadi, belum bisa kita pastikan kematian korban akibat Lakalantas," ujarnya kepada wartawan, Senin (9/9/2019).

BACA |Candra Simamora Warga Pahae Julu, Sempat Diduga Tewas Dianiaya, Hasil Otopsi Diduga Korban Kecelakaan Lalulintas

Dikatakannya, untuk memastikan penyebab kematian korban murni akibat Lakalantas harus menunggu hasil pemeriksaan dokter forensik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Djasamen Saragih Pematang Siantar.

"Untuk memastikan penyebab kematian korban akibat Lakalantas, harus menunggul hasil pemeriksaan dokter forensik dan itu yang sedang kita tunggu sampai saat ini," ujar Aiptu Sutomo M Simaremare .

Dia mengaku, pihaknya memang melalui hasil gelar perkara sempat menyimpulkan bahwa kematian korban diduga akibat Lakalantas.

Namun, karena seusai dilakukan gelar perkara pihaknya ada menerima keterangan baru lagi dari pemeriksaan terhadap 16 orang saksi. Sehingga kesimpulan kematian korban akibat Lakalantas kembali dimentahkan.

Untuk itu dia menegaskan, pihaknya akan kembali melakukan gelar perkara untuk melengkapi dan memastikan penyebab kematian korban.

"Setelah gelar perkara kita ada menerima keterangan lanjutan dari sejumlah saksi yang diperiksa, sehingga kesimpulan kematian korban akibat Lakalantas belum bisa dipastikan, makanya kita saat ini masih menunggu hasil pemeriksaan dokter forensik," pungkasnya.

Keluarga Ungkap Pengakuan Korban Sebelum Meninggal

Keluarga Candra Simamora mengungkapkan, sebelum menghembuskan nafas terakhir, korban sempat menyampaikan pesan bahwa kematiannya bukan karena Lakalantas, tetapi diduga dipukuli orang.

"Saat ditemukan tergeletak di pinggir jalan dan dibawa ke Puskesmas Onan Hasang Kecamatan Pahae Julu, Candra Simamora masih bisa berkomunikasi. Kepada kami, ia (korban) menyebutkan, "Dangna kecelakaan au, alai na dipalaki halak doa au (Aku bukan kecelakaan tetapi karena dipukuli orang),” jelas adik korban Juswardi Simamora, menirukan pesan korban. (ds/Bisnur Sitompul)


Komentar Anda

Berita Terkini