Dikeroyok, Pria Ini Tewas Dengan Kondisi Kepala Pecah

/

/ Selasa, 10 September 2019 / 07.47 WIB
Teks foto : Korban tewas usai dikeroyok para pelaku
dailysatu.com - Wartawan Salah satu media online Kab. Dairi ditemukan tewas dengan kondisi kepala pacah, setelah sebelumnya dikeroyok sekelompok pemuda yang mendatangi kediaman orang tua korban.

Kapolres Dairi, AKBP Erwin Wijaya Siahaan SIK melalui Kasubag Humas Polres Dairi, Ipda Doni Saleh menjelaskan, empat orang dari 6 pelaku pengeroyokan sudah diamankan satu jam setelah kejadian. Para pelaku diamankan dari lokasi berbeda  beda.

Dahlan Purba alias Pestol (46) ditemukan tewas mengenaskan dipinggir jalan depan rumah orang tuanya Dusun Pansuran, Desa Kalang Simbara, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Minggu (8/9) jam 23.00 WIB.

Informasi didapat dari abang korban, Mindar Purba malam itu saat sedang tidur dirinya dibangunkan dengan suara ribut orang berkelahi di luar rumah. Setelah dilihat keluar rumah, ternyata adiknya sedang dikeroyok sekelompok pemuda dimana satu diantaranya ada seorang perempauan.
Teks foto : 4 dari 6 pelaku yang berhasil diamankan
Melihat adiknya dikeroyok ia pun mencoba melerai, namun kelompok pemuda yang mulai bringas tersebut malah ingin menyerangnya. Karena takut ia kembali lari masuk kedalam rumahnya. Setelah sekelompok pemuda pelaku pengeroyokan pergi barulah ia keluar rumah.

“Setelah keluar rumah, kami melihat adik kami sudah tergeletak dipinggir jalan dengan kondisi kepala belumur darah,”ucap Mindar.

Melihat adiknya berlumur darah dan tidak bernyawa lagi, mereka pun berteriak minta tolong. Hal itu membuat warga sekitar berdatangan ke lokasi kejadian.

Oleh warga, kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Polres Dairi, setelah dilakukan olah TKP dan memintai keteranga dari para saksi mayat korban selanjutnya di evakuasi ke kamar jenazah RSUD Sidikalang untuk dilakukan visum.

4 Dari 6 Orang Pelaku Pengeroyokan Diamankan

Peristiwa pengeroyokan itu terungkap, setelah salah seorang pelaku pengeroyokan yang terkena tembakan senapang angin milik korban berobat ke RSUD Sidikalang.

“Satu jam setelah kejadian, kami mendapat informasi dari RSUD Sidikalang, ada korban terkena tembakan senapang angin, bernama  Roy Aritonang berada di ruang IGD RSUD Sidikalang,”Ucap Doni.

BACA | Diduga Minum Obat Kuat, Warga Langkat Ditemukan Tewas Dalam Hotel 

Setelah dilakukan interograsi, Roy Aritonang mengaku bersama temannya berkelahi dengan korban Dahlan Purba. Kemudian dari hasil pengembangan team Opsnal Sat Reskrimm Polres Dairi mengamnkan, Niki Naibaho, Raden Saragi dan satu orang perempuan bernama Medhi Lestari Aritonang.

“Hingga saat ini team Opsnal Sat Reskrim Polres Dairi masih melakukan pengejaran terhadap dua orang pelaku lainnya atas nama, Ranto Saragih dan Marga Sihotang.

Dari keterangan para pelaku kepada penyidik, pengeroyokan tersebut berawal dari keributan/cekcok di kedai tuak milik marga Saragih di Dusun Hutari, Desa Bintang Mersada. Selanjutnya Korban Dahlan Purba sebelum pulang kerumahnya menembakan senapang anginnya ke arah kedai tuak.

Merasa tidak senang para pelaku berjumah enam orang kemudian mengejar korban menggunakan sepeda motor. Sesampainya di rumah korban terjadi keributan dan korban sempat menembakan senapang aginnya kearah pelaku pengeroyakan dan mengenai kaki sebelah kiri.

Bukannya takut, para pelaku semangkin bringas selanjutnya merebut senapang agin dari tangan milik korban, kemudian menghantamkannya ke bagian kepala korban hingga jatuh ke tanah.

Para pelaku yang sudah bringas selanjutnya menagambil batu dan menghantamkan kebagian kepala korban hingga korban tergeletak belumur darah.

Para pelaku selanjutnya pergi meninggalkan lokasi dan membawa lari sepeda motor milik korban. (ds/Hartono)
Komentar Anda

Berita Terkini