Tak Pulang Ke Rumah, Kristina Gultom Ditemukan Jadi Mayat

/

/ Senin, 05 Agustus 2019 / 16.50 WIB
Foto: Mayat korban saat dibawa oleh Inafis Polres Taput. 

dailysatu.com - Tak Kunjung pulang ke rumah hingga larut malam, seorang gadis yang masih berstatus pelajar bernama Kristina Gultom (20), warga Dusun Huta Pangguan Desa Hutapea Banuarea Kecamatan Tarutung Kabupaten Tapanuli Utara, ditemukan sudah menjadi mayat.

Mayat korban, Kristina Gultom (20), ditemukan Senin 5/8/2019, sekira pukul 08.30 Wib oleh warga sekitar di Dusun Huta Sitolu-tolu, Desa Hutapea Banuarea Kecamatan Tarutung, Taput.

Informasi diperoleh dailysatu.com dari Polres Taput, pada Minggu (4/8/2019), sekira pukul 22.30 Wib, orang tua korban datang ke rumah warga bernama Sanggam Hutapea untuk memberitahukan bahwa putrinya bernama Kristina Gultom belum pulang ke rumah, pada hal jam telah menunjukkan pukul 22.00 Wib.

Lalu Sanggam Hutapea menyarankan agar menghubungi nomor hpnya. Saat dihubungi, ternyata hp korban sudah tidak aktif.

"Besok pagi saja kita lihat dan kita cari inang," kata Sanggam Hutapea kepada orangtua korban.

Kemudian, pada Minggu (4/8/2019) pagi, Sanggam dan ayah korban pergi bersama-sama untuk mencari korban ke arah sawah yang dicurigai oleh Darisson Media Hutapea, seorang warga Dusun Bahal Nagodang Desa Hutapea Banuarea.

Darisson Media Hutapea merasa curiga kepada seorang pria berinisial RH, karena dirinya melihat kemarin di daerah sawah Dusun Sitolu-tolu, ia melihat RH mengendarai motor dengan salah seorang wanita berbaju merah disekitaran Dusun Sitolu-tolu Desa Hutapea Banuarea.

Mereka selanjutnya memutuskan untuk melakukan pencarian ke arah Dusun Sitolu-tolu. Setelah beberapa menit melakukan pencarian, Sanggam Hutapea melihat korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa dengan posisi telungkup di bawah pohon bambu dan salak. Mereka kemudia langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak Kepolisian.

Mendapat informasi tersebut, Tim Opsnal Sat Reskrim bersama Tim Inafis Polres Taput melakukan cek TKP dan memintai keterangan sejumlah saksi. Setelah dilakukan cek TKP dan melakukan penyelidikan, Tim berbagi tugas untuk membawa saksi-saksi dan mengamankan orang yang dicurigai ke Mapolres Taput untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolres Taput AKBP Horas M Silaen MPsi, melalui Kasubbag Humas Sutomo M Simare-mare, Senin (5/8/2019) kepada wartawan mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap penemuan mayat tersebut.

"Mayat korban sedang dibawa ke RSU Djasamen Saragih di Pematang Siantar untuk diotopsi guna mengetahui penyebab kematian korban," ujar Aiptu Sutomo M Simare-mare. (ds/Bisnur Sitompul)
Komentar Anda

Berita Terkini