Polres Deli serdang Ungkap Kasus Pembunuhan Sadis

/

/ Kamis, 01 Agustus 2019 / 10.17 WIB
dailysatu.com – Sat Reskrim Polres Deli Serdang menggelar press release kasus pembunuhan di sertai penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia, Rabu (31/07/2019).

Kejadian pembunuhan tersebut terjadi pada hari, Senin (29/7/2019)  yang mana korbannya seorang perempuan diketahui bernama Juliana Br Sinurat (42) warga Jln Negara Lingkungan II, Kel. Petapahan, Kec. Lubuk Pakam, Kab. Deli Serdang.

Nyawanya harus berakhir di tangan HBG yang juga tinggal tidak jauh dari rumah Korban.

Terjadinya pembunuhan tersebut di karenakan pelaku, yang awalnya mendapati kabar melalui telefon dari anak rumah kos milik orang tua si pelaku yang bernama Fika, melalui jalur telepon Fika mengatakan kepada pelaku bahwa rumahnya  dilempar taik (kotoran manusia).

Mendapati laporan tersebut, lantas pelaku pergi kerumah kos yang hanya berjarak lebih kurang 20 meter dari rumahnya.

Setibanya dirumah kos, pelaku memang melihat ada kotoran manusia yang terbungkus didalam plastik, tidak jauh dari rumah kos-kosan tersebut, korban Juliana Br Sinurat yang tengah duduk di seberang rumah kontrakan milik orang tunya kemudian mendatangi si pelaku dan pelaku pun menanyakan kepada korban apa maksud dari korban melemparkan kotoran manusia ke lantai depan rumah kos-kosan milik orang tuanya.

Lantas korban menjawab “apa urusan mu” tak puas dengan jawaban dari korban, pelaku kemudian bertanya lagi “kakak bersihkan gak” dari pertanyaan yang kedua, rupanya korban balik menantang “kalau gak mau ku bersihkan emangnya kenapa” tak menggubris pertanyaan si pelaku.

Kemudian korban meninggalkan pelaku dan pergi ke seberang jalan untuk duduk di warung gerobak. Melihat korbannya pergi meninggalkan lokasi, pelakupun juga turut menyusul korban dengan maksud untuk menyuruhnya membersihkan kotoran tersebut.

Rupanya korban bersikeras tetap tidak mau, untuk membersihkan kotoran tesebut dan malah menganiaya pelaku bersama dengan dua orang temannya dengan cara mencakar-cakar pelaku dengan maksud agar pelaku pergi meninggalkan korban.

Akibat dari tindakan korban, pelaku merasa sakit hati dan kembali kerumah yang berjarak lebih kurang 20 meter. Pelaku pulang kerumah dan mengambil sebila pedang.

Sekitar pukul 19.00 wib, pelaku kembali menjumpai korban yang tengah berdiri di samping kios, saat bertemu tersebut, kemudian pelaku kembali mengatakan agar korban membersihkan kotoran tersebut.

Namun, korban tetap tidak mau membersihkan kotoran tersebut.

Mendengar jawaban dari korban, pelaku yang sudah habis kesabaran langsung mengayunkan pedang yang sudah di pegangnya, ayunan pertama mengenai lengan sebelah kanan korban dan menyebabkan korban tejatuh dengan posisi telentang. Melihat korban terjatuh, pelaku kembali mengayunkan pedangnya ke arah tangan serta kepala korban.

 Korban sempat mencoba menangkis dengan menggunakan kedua tangannya, sebanyak lima kali ayunan pedang. Melihat korban sudah tak berdaya, kemudian pelaku kembali menusukkan pedang tersebut ke tubuh korban sebanyak tiga kali.

 Setelah melakukan penganiayaan, pelaku lantas melarikan diri dan juga membuang pedang ke dalam sungai yang berjarak 15 meter dari lokasi kejadian dan kemudian pelakupun menyerahkan diri ke Polres Deli Serdang.

Kapolres Deli Serdang AKBP Eddy Suryantha Tarigan, SIK melalui Kanit Idik III Sat Reskim Iptu Arif Suhadi SH mengatakan, dari kejadian tersebut, Sat Reskrim mengamankan sejumlah alat bukti diantaranya barang milik korban berupa pakaian tidur yan terdiri dari baju dan celana panjang warna kuning bermotif bunga kecil yang terdapat bercak darah. Serta barang milik tersangka diantara, pedang panjang, celana panjang merek Lewas.

Akibat dari perbuatannya, pelaku di kenakan pasal 338 subs 351 ayat (3) KUHP dengan ancaman hukuman kurungan 15 tahun penjara.(ds/Juni)
Komentar Anda

Berita Terkini