Nota Keuangan P APBD TA 2019 Pemko Medan Rp 6,2 Triliun Disampaikan

/

/ Senin, 05 Agustus 2019 / 12.22 WIB

dailysatu.com-Wali Kota Medan Drs Dzulmi Eldin melalui Wakil Wali Kota Medan Ir Akhyar Nasution menyampaikan nota keuangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P APBD) TA 2019 Pemko Medan ke DPRD Medan sebesar Rp 138,113 miliar atau bertambah 2.26 persen menjadi Rp 6,256 Triliun dari APBD 2019 Rp 6,118 triliun.

Penyampaian nota keuangan itu disampaikan melalui rapat paripurna DPRD Medan di ruang paripurna, Senin (5/8). Rapat paripurna dipimpin Wakil Ketua DPRD Medan Iswanda Ramli didampingi Ketua DPRD Medan Henry Jhon Hutagalung dan Wakil Ketua DPRD Medan Ihwan Ritonga SE serta sejumlah anggota dewan. Turut hadir, selain Wakil Wali Kota Medan Ir Akhyar Nasution, juga unsur pimpinan OPD dan para Camat.

Dalam rancangan nota keuangan yang disampaikan, secara total jumlah belanja daerah sebesar Rp 6,3 triliun, yakni distribusi 37,58 persen untuk belanja tidak langsung dan 62,42 persen untuk belanja langsung. Dimana, berdasarkan pendapatan daerah maka formulasi daerah yang diajukan adalah Rp 2.37 triliun lebih untuk belanja tidak langsung dan Rp 3,93 triliun lebih untuk belanja langsung.

Seperti nota kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Priorotas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) perubahan yang telah disepakati, pendapatan daerah Tahun Anggarab 2019 setelah perubahan diproyeksikan sebesar Rp 6,25 triliun lebih atau meningkat 2,26 persen dibanding dari APBD sebelum perubahan.

Disampaikan Wali Kota, proyeksi pendapatan daerah yang direncanakan tersebut cukup realistis, baik bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) maupun dari jenis pendapatan lainnya. Keseluruhan belanja daerah diprioritaskan upaya merawat dan membangun infrastruktur dan meningkatkan kesadaran maayarakat menjaga kebersihan. Selain itu, juga menyediakan fasilitas pendidikan dan kesehatan yang terbaik.

Selanjutnya, pemberdayaan masyarakat melalui dana kelurahan. Kemudian menata dan menambah fasilitas publik, taman kota, penerangan kota dan sarana publik lainnya agar dapat menjadi sarana silaturahmi warga kota.

Masih dalam nota keuangan, disebutkan dari sisi pembiayaan guna menutupi defisit belanja daerah. Ditetapkan perkiraan pembiayaan daerah yakni pembiayaan penerimaan sebesar Rp 67,3 miliar lebih dan pembiayaan pengeluaran sebesar Rp 20 miliar. Dengan demikian pembiayaan netto dalam APBD perubahan TA 2019 diproyeksikan Rp 47,31 miliar lebih.

Pada kesempatan itu juga Wali Kota Medan Drs Dzulmi Eldin berharap agar segenap anggota dewan dapat melakukan pembahasan yang cermat dan teliti terhadap Ranperda tentang APBD perubahan TA 2019 untuk disetujui menjadi Perda. Sehingga prioritas pembangunan yang selama ini menjadi persoalan dasar dapat meningkat. Seperti infrastruktur pembangunan kawasan lingkar luar, lalu lintas, banjir, sarana pendidikan, kesehatan dan kualitas pelayanan umum.

Sebelumnya pimpinan rapat Wakil DPRD Medan Iswanda Ramli menyebutkan, dengan adanya P APBD Kota Medan diharapkan akan meningkatkan pembangunan di kota Medan serta mensejahterahkan warga kota Medan.

Setelah penyampain nota keuangan, DPRD Medan melakukan rapat menetapkan nama nama utusan fraksi untuk penyampaian pandangan umum Fraksi tentang P APBD yang dijadwalkan pada Rabu 7 Agustus 2019.

Adapun nama nama utusan Fraksi yang akan membacakan pemandangan umumnya yakni Drs Wobg Cun Sen (Fraksi PDI P), Ihamsyah SH (Fraksi Golkar), Proklamasi (Fraksi Gerindra), Anton Panggabean (Fraksi Demokrat), Salman Alfarisi (Fraksi PKS), Zulkarnaen Nasution (Fraksi PAN), M Yusuf (Fraksi PPP), Jangga Siregar (Fraksi Hanura) dan Maruli Tua Tarigan (Fraksi Persatuan Nasional). (ds/romisyah)


Komentar Anda

Berita Terkini