Misteri Dibalik Kedatangan KPK ke Nias Barat

/

/ Minggu, 18 Agustus 2019 / 08.34 WIB

dailysatu.com - Pasca LSM Penjara melaporkan sejumlah dugaan kasus korupsi di Kabupaten Nias Barat, Sumatera Utara, Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK-RI), turun gunung.

Lalu adakah kaitan kedatangan lembaga anti rasuah tersebut dengan sejumlah laporan LSM Penjara Nias Barat, entahlah.

Namun berdasarkan pengakuan Bupati Nias Barat, Faduhusi Daely S.Pd, kepada dailysatu.com, Jumat (16/8/2019), kedatangan KPK sebatas melaksanakan kegiatan supervisi di bumi aekhula yang dipimpinnya. Dan tidak ada memeriksa dokumen apapun.

Seakan kompak, pernyataan serupa juga disampaikan Sekda Nias Barat, Prof. Dr. Fakhili Gulo. Menurutnya, yang datang ke Nias Barat adalah tim pencegahan korupsi KPK untuk melakukan supervisi terhadap Pemerintah Daerah.

Menanggapi kedatangan lembaga anti rasuah, Ketua DPC LSM Penjara Nias Barat, Chandra Arbi Bugis, mengatakan dalam bentuk apapun datang pihaknya berharap KPK dapat mengungkap dugaan kasus korupsi yang terjadi.

"Kami sangat mengapresiasi kedatangan tim monev KPK ke Nias Barat. Informasinya, mereka hanya melakukan monitoring dan evaluasi untuk mencegah terjadinya korupsi", kata Bugis.

Kendati demikian, lanjut Sekretaris KNPI Nias Barat itu, pihaknya tidak dapat memastikan apa dasar lembaga yang dipimpin Ir. Agus Rahardjo tersebut datang ke Nias Barat.

"Belum bisa dipastikan bang. Kan bisa saja mereka datang karena banyaknya laporan masyarakat atas dugaan kasus korupsi. Karena jika iya, kami berharap KPK segera memproses dan mengungkapnya, kata Bugis. (ds/Ris)
Komentar Anda

Berita Terkini