Kantor Imigrasi Diresmikan Di Humbahas, Pemkab Taput Kecewa

/

/ Kamis, 01 Agustus 2019 / 21.06 WIB
Teks foto : Bupati Tapanuli Utara, Nikson Nababan.
dailysatu.com - Kantor imigrasi yang baru saja diresmikan oleh Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly pada tanggal 29 Juli 2019 di Jalan Sisingamaraja Dolok Sanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) mendapat protes dari kabupaten tetangga, yakni Kabupaten Tapanuli Utara.

Pasalnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Utara sudah menyiapkan gedung kantor imigrasi tersebut dan sejumlah peralatan lainnya, nyatanya peresmian kantor imigrasi malah di resmikan di Kabupaten Humbahas.

Bupati Tapanuli Utara, Nikson Nababan, ketika dihubungi awak media,Kamis (1/7/2019) mengatakan, kantor imigrasi di Kabupaten Tapanuli Utara sudah di siapkan dan sudah selesai di rehap, karena sebelumnya sudah ada kesepakatan kantor tersebut akan di pusatkan di Tapanuli Utara tepatnya di Siborong-borong.

Menurut Nikson, seharusnya letak kantor imigrasi harus dibangun dekat dengan bandara Internasional Silangit.

"Kantornya sudah selesai direhap. jadi mau bilang apalagi, kantornya sudah diresmikan di Kabupaten Humbang Hasundutan. harusnya kantor imigrasi itu lebih bagus di dekat bandara dan di tengah-tengah semua kabupaten  se tapanuli," kata Nikson.

Terpisah, Kepala BPKPAD (Badan Pengelola Keuangan Pendapatan Dan Aset Daerah) Kabupaten Tapanuli Utara, James Simanjuntak,  membenarkan hal itu, dimana Pemkab Taput sudah menyediakan rencana kantor imigrasi dilokasi yang berdekatan dengan Bandara Silangit, yaitu dengan menunjukkan terlebih dahulu lokasi dan bentuk kantor asset Pemkab Taput di Siborong-borong kepada Direktur Lalulintas Imigrasi Kemenkumham didampingi Kabid Imigrasi.

James juga mengatakan, Kepala Imigrasi Siantar sudah memberikan persetujuan dan masukan untuk merehabilitasi bangunan dengan beberapa saran ruangan agar lebih representatif, dan berdasarkan saran tersebut  Dinas Teknis sudah menampung anggaran pada tahun 2018 dengan judul Rehabilitasi Bangunan kantor Imigrasi Siborong-borong sebesar  Rp 389 juta dan dilanjutkan tahun 2019 sebesar Rp 299 juta.

James juga menjelaskan, Selain bangunan, Pemkab Tapanuli Utara sudah menyediakan mobiler meja kursi dan perangkat komputer, kenderaan roda 4, roda 2 dengan fasilitas asset yang ada termasuk petugas pengamanan sebagai kebutuhan rencana kantor imigrasi tersebut dan beberapa program tambahan yg akan diprogramkan ke depan.

"Benar, kantor tersebut sudah di siapkan dan sejumlah peralatan lainnya, termasuk kendaraan roda 4 dan roda 2 dan anggaran untuk beberapa program tambahan ke depan," ungkap James.(ds/carlos)
Komentar Anda

Masalahnya, sdh ada kesepakatan sebelumnya dgn pemkab Taput, itu yg buat kecewa pak Bupati

Masalahnya, sdh ada kesepakatan sebelumnya dgn pemkab Taput, itu yg buat kecewa pak Bupati

Berita Terkini