Dinsos Butuh Anggaran 8,4 Milyar untuk Pendataan Warga Miskin di Medan

/

/ Senin, 12 Agustus 2019 / 12.22 WIB

dailysatu.com-Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Medan Endar Suran Lubis mengaku membutuhkan anggaran hingga Rp.8,4 miliar untuk proses verifikasi dan validasi data warga miskin di Kota Medan.

Hal ini disampaikan Endar saat menyampaikan anggaran Perubahan APBD 2019 dalam Rapat pembahasan P APBD TA 2019 di Komisi II DPRD Medan, Senin (12/08/2019) siang.

"Untuk proses pendataan warga miskin kami memerlukan anggara Rp.8,4 Miliar, dan dalam P APBD 2019 kami menganggarkan Rp 1 Miliar untuk pendataan di empat kecamatan," jelasnya dalam rapat yang dipimpin Wakil Ketua Komisi II Muhammad Yusuf  serta dihadiri sejumlah anggota Komisi II lainnya diantaranya Rajudin Sagala, Anton Panggabean, Paulus Sinulingga dan Edward Hutabarat.

Endar mengatakan, pihaknya akan melakukan bertahap dalam proses pendataan warga miskin ini.

 "Di P- APBD 2019 kami menganggarkan Rp.1 miliar untuk pendataan di empat kecamatan yakni Medan Belawan, Labuhan, Marelan dan Medan Timur," jelasnya.

Sementara itu sisanya kata Endar, Dinsos mengajukan penganggaran di RAPBD 2020. "Di 2020, untuk 17 Kecamatan sisanya kita anggarkan," jelasnya.

Terkait data ini,  Endar metargetkan pada 2020 data orang miskin, Lansia, Penyandang Disabikitas serta anak-anak panti asuhan  sudah dimiliki Kota Medan.

"Targetnya 2020, Medan akan memiliki data warga miskin, disabilitas, Lansia dan anak-anak panti asuhan," jelasnya.(ds/romisyah)
Komentar Anda

Berita Terkini