Catatan Redaksi..PT Growth Asia Pernah Juga Terjadi Ledakan, Satu Orang Tewas

/

/ Sabtu, 10 Agustus 2019 / 10.48 WIB
Teks foto : Gambar dikutip dari google.
dailysatu.com - Dari catatan redaksi dailysatu.com dalam kurun waktu 10 tahun, PT. Growht Asia yang berada di Kawasan Industri Medan II (KIM), Jl. Kolonel Yos Sudarso, Km 10,5, Medan, Sumatera Utara (Sumut) juga perna mengalami ledakan.

Yakni terjadi ledakan tabung gas saat sejumlah pekerja memperbaiki cerobong saluran asap pada 31 Maret 2010 yang mengakibatkan satu orang tewas dan tiga orang lainnya mengalami luka- luka.

Korban yang meninggal pada kejadian itu bernama Rianto (32) warga Kolonel Yos Sudarso, Gang Saudara, Mabar, Kecamatan Medan Deli, tewas seketika.

Sedangkan, tiga pekerja lainnya  Dedek, Selamet dan Candra mendapat perawatan dirumah sakit.

Pada saat itu, ledakan itu terjadi saat para korban memperbaiki bagian rangka cerobong asap setinggi delapan meter di dalam pabrik. Tiba-tiba tabung gas yang digunakan untuk mengelas rangka cerobong meledak. Akibatnya, empat pekerka terjatuh dari atas.

Dalam peristiwa ini, Rianto (32) tewas seketika. Korban mengalami luka pada bagian punggung dan luka bakar pada bagian leher. Jenazah korban kemudian dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan.

Sementara tiga korban terpaksa dilarikan ke Rumahsakit Umum (RSU) Mitra Medica, Jl. Kolonel Yos Sudarso, Medan.

Dua di antaranya, Dedek dan Selamet pada saat itu sempat kritis dan mendapat perawatan di ruang Intensive Care Unit (ICU). Sedangkan Candra hanya mengalami luka ringan.

Pada kejadian tersebut, pihak perusahaan peleburan besi ini menanggu semua biaya perobatan pemakamam korban.

Dan kali ini, Jumat 9 Agustus 2019 malam  PT. Growht Asia kembali mengalami ledakan yang mengakibatkan satu orang mengalami luka yang sangat serius atas nama Manto Jasner (42) warga Belawan.

Ledakan diduga, berasal dari tunggu peleburan besi yang ada diperusahaan tersebut.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP Jerico Lavian SH yang dihubungi via pesan whatsapp, Sabtu (10/8/2019) menyampaikan kalau hal tersebut masih dalam penyelidikan." Belum bisa dipastikan apa penyebab ledakan bang, masih kita lidik bang,"tandas Kasat.(ds/02)
Komentar Anda

Berita Terkini