74 Tahun Mengabdi Untuk Masyarakat, Nek Arbaiyah Butuh Perhatian Pemerintah

/

/ Rabu, 07 Agustus 2019 / 08.25 WIB
dailysatu.com - Pengorbanan yang dilakukan Nek Arbaiyah binti Masrik (91) warga Kampung nelayan lingkungan 12, Kelurahan Belawan I (nelayan seberang), Kecamatan Medan Belawan. Selama 74 tahun yang mengabdi sebagai bidan kampung patut menjadi perhatian pemerintah.

Pasalnya, Nek Bidan panggilan sehari - hari Nek Arbaiyah kehidupannya sungguh sangat memprihatikan. Nek Bidan tinggal di rumah reot di kelilingi laut didaerah komunitas nelayan.

Bahkan, Nek Bidan saat ini hidup bersama anaknya yang sakit-sakitan dan hidup dari belas kasihan masyarakat.

Nek Bidan yang ditemui dikediamannya kepada wartawan mengatakan kalau dirinya sudah menjadi dukun kampung sejak awal kemerdekaan.

"Saya dari jaman kemerdekaan tahun 45 sudah jadi bidan di sini, dulu disini masih hutan yang tinggal pun baru sekitar 6 kepala keluarga" ucap Nek Arbaiyah sambil menunjukan sertifikat Dukun Bayi dan KTP yang masih bertulis tangan.

Walau usia senja Nek Arbaiyah tetap semangat membatu warga, "saat ini kalau ada warga yang minta tolong ya saya tolong,"ucapnya. 

Nek Arbaiyah bercerita kegiatannya sebagai Dukun beranak mulai menurun tak kala masyarakat memilih pengobatan medis," ya dengan putaran zaman masyarakat lebih memilih pengobatan medis dibandingkan pengobatan Kampung, jadi saya semakin ditinggalkan" kata Nek Arbaiyah mengenang masa lalu.

"Saya hanya bisa bersyukur dengan apa yang dimilikinya sekarang ini, saya hanya berdoa anaknya bisa sehat," harapnya.(ds/02)
Komentar Anda

Berita Terkini