Terapkan Perda MDTA ,Lahirkan Generasi Islami yang Saleh

/

/ Senin, 29 Juli 2019 / 19.04 WIB

dailysatu.com-Anggota DPRD Medan Ratna Sitepu mendukung penuh Pemko Medan untuk segera menerapkan Perda No 5 Tahun 2014 tentang Wajib Belajar Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA).

Dengan menjalankan Perda dengan benar dipastikan akan lahir generasi islami yang saleh karena sejak dini sudah ditanamkan isi Alquran.

"Kita berharap Pemko Medan serius dan segera menjalankan Perda. Sehingga anak anak setingkat sekolah dasar wajib belajar MDTA," ujarnya saat  menggelar Sosialisasi XII Tahun 2019 Perda Kota Medan No 5 Tahun 2014 tentang Wajib Belajar Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) di Jalan Amal Luhur Kelurahan Dwikora, Minggu 28 Juli 2019.

Sosialisasi yang dihadiri tokoh agama, ibu-ibu pengajian, tokoh masyarakat dan ratusan masyarakat menyambut baik perda tersebut. Di mana perda akan menuntut generasi bangsa lebih baik sehingga menghindari kenakalan remaja.

Dalam hal ini, Pemko Medan diharapkan dapat memfasilitasi sarana dan prasarana  penerapan Perda sehingga berjalan lancar. Dengan demikian anak-anak kurang mampu dapat menikmati dengan bantuan Pemko Medan.

Diuraikannya, isi perda dalam Pasal 3, MDTA sebagai satuan pendidikan agama Islam nonformal. Dan pada Pasal 4 disebutkan lagi Wajib Belajar MDTA berfungsi untuk memenuhi kebutuhan tambahan pendidikan agama Islam di SD sederajat kecuali SD Islam terpadu.

Perda bertujuan memberikan bekal kemampuan beragama kepada peserta didik mengembangkan kehidupan berahklak mulia. MDTA diselenggarakan dengan masa belajar 4 tahun.

Dikatakan Ketua Fraksi Hanura dan duduk di komisi I ini, Perda dalam Pasal 9 menyebutkan, tenaga pendidik MDTA adalah anggota masyarakat yang mempunyai kompetensi mengajar peserta didik yang diangkat penyelenggara pendidikan. Sedangkan pengangkatan tenaga pendidik harus memiliki kompetensi dan ilmu mendidik.

Seperti pada Pasal 10 disebutkan beberapa kewajiban bagi tenaga pendidik. Sedangkan tenaga pendidik mempunyai hak hak seperti memperoleh penghasilan dan jaminan kesejahteraan sosial. Menggunakan sarana, prasarana dan fasilitas pendi­dikan dalam melaksanakan tugasnya.

Sebagaimana diketahui Perda No 5 Tahun 2014 Pemko Medan tentang Wajib Belajar  Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah terdiri XIII BAB dan 28 Pasal.(ds/romisyah)

Komentar Anda

Berita Terkini