Tanpa Didampingi Polisi, Dishub Asahan Tilang Mobil PLN

/

/ Rabu, 31 Juli 2019 / 17.43 WIB
dailysatu.com - Dinas Perhubungan (Dishub) Pemerintah Kabupaten Asahan nekat, karena telah melakukan penindakan dengan menilang mobil PLN Rayon Kisaran yang terparkir di Jalan Sisingamaharaja Kisaran, Senin (30/7/2019).

 Hal ini dijelaskan oleh salah satu petugas PLN Rayon Kisaran Mustanuddin Hutabarat yang merupakan supir minibus yang ditilang, bahwa kejadian itu berawal dari dirinya selesai melakukan pekerjaan bersama rekan kerjanya. Mereka memarkirkan mobil di sebelah kanan ruas jalan tepatnya diseberang jalan, tiba-tiba personil Dishub Asahan menghampiri mereka dan memeriksa kemudian memberikan surat tilang, juga menahan Surat Izin Mengemudi (SIM) supir minibus itu.

"Kami baru siap bekerja memperbaiki listrik di jalan Sisingamangaraja bang, kami parkirkan mobil di sebelah kanan ruas jalan, tiba-tiba datang personil Dishub yang memeriksa dan memberikan surat tilang kepada kami, dengan alasan kami telah melakukan pelanggaran lalu lintas dan menahan SIM ku bang,"ujar Mustanuddin saat memberikan keterangan kepada wartawan melalui via telepon sekira pukul 17.45 Wib.

Dari hasil surat tilang yang diberikan kepada Mustanuddin, telah melanggar pasal 285 UU No.22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan. Dengan Pejabat Penyidik Pegawai Negeri Sipil Bidang LLAJ, pada Dishub Kabupaten Asahan atas nama Indra Syafri.

"Tapi bang, yang buat saya heran dalam penilangan tersebut saya tidak ada melihat personil Sat Lantas Polres Asahan ikut dalam penilangan tersebut, jika Dishub yang menilang terus sidangnya dimana," jelas sipengendara dengan bingung dan bertanya kepada awak media.

Sementara Kepala Dinas Perhubungan Muhammad Yusuf saat dikonfirmasi awak media melalui Via Whatsapp, Selasa (30/7/2019), saat awak media menanyakan kewenangan Dishub dalam menilang pengendara, ia mengatakan bahwa bahwa penyidik Pegawai Negri Sipil berhak menilang pengendara. Akan tetapi saat ditanya bahwa apakah kewenangan Dishub menilang pengendara tanpa ada ketertiban pihak Kepolisian. Kadishub tidak menjawab dengan tepat, bahkan dinilai melarikan sebuah pembicaraan.

"Menangkap narkoba juga bisa PPNS dek, lebih jelas pelajari Undang-Undang 22 Tahun 2009," ujar Kadishub melalui pesan Whatsapp.

Saat ditanyai lagi mengenai tidak ada keterkiban personil Satlantas Polres Asahan dengan penilangan Dishub dengan mobil PLN Kisaran, ia malah melarikan pembicaraan lagi. Padahal sudah tertulis dalam pasal 266 disitu tertulis bahwa, pemeriksaan kendaraan bermotor secara berkala sebagai mana dimaksud dalam pasal 265 ayat (2), dalam keadaan keadaan tertentu dilakukan secara gabungan oleh Personil Kepolisian Republik Indonesia dengan Penyidik Pegawai Negri Sipil.(ds/Nanda)
Komentar Anda

Berita Terkini