RTT Berdiri di Fasum, Dinas PKPPR Diingatkan Jangan Lakukan Pembiaran

/

/ Selasa, 30 Juli 2019 / 18.25 WIB

dailysatu.com-Dinas Perumahan Kawasan dan Permukiman dan Penataan Ruang (DInas PKPPR) serta Sapol PP Kota Medan diminta tegas agar terus menegakkan Perda. Seperti bangunan tanpa izin yang berdiri diatas fasilitas umum dan rencana jalan jangan dilakukan pembiaran.

"Dinas PKPPR dan Satpol PP kita ingatkan harus tegas menegakkan Perda. Seluruh bangunan yang melanggar ketentuan hendaknya segera dibongkar, " tegas anggota DPRD Medan Paul Mei Anton Simanjuntak kepada wartawan, Senin (29/7/2019).

Dikatakan Paul, budaya tegas harus diterapkan sejak dini sehingga ada perubahan penataan kota. Sehingga memberikan pembelajaran bagi oknum yang mengambil keuntungan pribadi terkait bangunan menyalah. "Jika sanksi tegas dijalankan, dipastikan akan memberikan efek jera kepada oknum "mafia bangunan", tegas Paul.

Seperti halnya bangunan rumah tempat tinggal (RTT) di komplek perumahan Timur Raya Jl Timor Ujung Kel Gaharu Kec Medan Timur Kota Medan milik TS. Rumah tersebut berdiri di atas rencana jalan dan fasilitas umum (fasum). Namun sampai sekarang mulus tanpa ada penertiban.

Untuk itu lah, Paul Mei Simanjuntak mendesak supaya ada penertiban bangunan. Apalagi, karena keberadaan bangunan sudah benar benar menyalah. Sementara, pemilik bangunan sudah disurati oleh Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang (PKPPR) Kota Medan agar bongkar sendiri bangunannya tapi tidak diindahkan.

Surat Dinas PKPPR tertanggal 8 Juni 2017 yang ditanda tangani Kepala Dinas PKPPR Kota Medan Syamporno Pohan ditujukan kepada pemilik bangunan. Surat No 640.3915/DPK PPR/VI/17 perihal peringatan untuk pembongkaran sendiri bangunan yang tidak memiliki SIMB.

Adapun alasan diterbitkannya surat peringatan bongkar sendiri berdasarkan penelitian Dinas PKPPR. Terbukti bangunan RTT berdiri diatas fasilitas umum dan rencana jalan sesuai KSB No 648/259/4/50/1994, Tanggal 17 Januari 1994. Sehubungan dengan itu, pemilik bangunan diingatkan supaya segera membongkar bangunannya sendiri.

Seiring sengan itu, Paul Mei Simanjuntak asal politisi PDIP itu mendesak Pemko Medan supaya segera mengambil tindakan kepada pemilik RTT. Kiranya Pemko Medan dapat memberikan contoh baik sehingga menjadi pembelajaran bagi yang lain. (ds/romisyah)
Komentar Anda

Berita Terkini