14 paket Dana DAK Tahun 2019 Gagal Tender, Ketua DPRD Perintahkan Komisi Panggil Kepala UKPBJ

/

/ Rabu, 31 Juli 2019 / 19.28 WIB
Teks Foto : Ketua DPRD Humbahas, Manaek Hutasoit.

dailysatu.com - Puluhan milyar Dana DAK (Dana Alokasi Khusus) Tahun Anggaran 2019 Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) terancam akan di kembalikan ke pusat.

Pasalnya, puluhan paket yang di tenderkan melalui LPSE pada UKPBJ (Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa) gagal tender,  hal ini mejadi sorotan dan di sesalkan DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kabupaten  Humbahas.


Menanggapi ini, Ketua DRPD Humbang Hasundutan Manaek Hutasoit ketika di konfirmasi ,Rabu (31/7/2019) di Doloksanggul mengatakan, bahwa drinya kecewa karena sudah terjadi kegagalan dalam pelaksanaan dan penggunaan anggaran di kabupatennya.



Manaek juga mengatakan, dirinya akan memerintahkan Komisi yang membidangi untuk melakukan RDP(Rapat Dengar pendapat) dengan dinas terkait yang membidagi proses tender pengadaan barang dan jasa.


“Jelas kita kecewa, seharusnya itu tidak terjadi, yang di rugikan itu kan masyarakat Humbang Hasundutan, karena pembangunan tidak berjalan, akibatnya masyarakat tidak bisa menikmati pembangunan. Ini seharusnya  tidak terjadi,” kata Manaek.


Hal yang sama di sampaikan Ketua Komisi B DPRD Humbahas, Moratua Gaja di ruang kerjanya.


Dikatakan Moratua, gagalnya sejumlah tender tersebut, merupakan kegagalan pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan dalam melaksanakan pembangunan, bahkan kegagalan tender ini menurutnya jelas sudah sangat menghambat program pembangunan.


Di tambahkannya lagi, dirinya merasa miris, karena dana yang sudah kembali ke pusat akibat kegagalan tender tersebut belum tentu bisa kembali lagi tahun depan.


Politisi partai Gerindra ini menilai, dinas atau bagian yang membidangi proses tender pengadaan barang dan jasa tersebut mungki kurang mampu melaksanakan dan belum berpengalaman.


“Miris memang, akibat kegagalan proses tender ini, program pembangunan jadi terhambat, mungkin bagian yang membidangi belum berpengalaman," kata Moratua.


Terpisah, Kepala UKPBJ Kabupaten Humbang Hasundutan, Benthon Lumbangaol ketika dihubungi awak media, Rabu (31/07/2019), membenarkan adanya 14 paket gagal tender pada DAK tahun 2019 dengan jumlah pagu sekitar 14 Milyar rupiah yang dilaksanakan pada tender cepat.


“Benar, ada 14 paket dana DAK gagal tender untuk tahun ini, dengan pagu sekitar 14 milyar rupiah,” ucap Benthon.


Disinggung alasan gagalnya tender tersebut, Benthon mengatakan, bisa saja pada saat melewati verifikasi evaluasi gagal dan perusahaan tidak ada yang memasukkan penawaran sehingga tidak ada yang memenuhi persyaratan. Kemungkinan dana DAK tersebut akan di kembalikan ke pusat.(ds/carlos)




Komentar Anda

Berita Terkini