Wanita Ini Tewas Setelah Bertarung Dengan Ular

/

/ Senin, 03 Juni 2019 / 19.00 WIB
dailysatu.com - Malang benar nasib yamg dialami oleh Ny Wa Sogo (55), Penduduk Desa Kondowa, Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara. Dirinya  tewas setelah sempat bertarung dengan seekor ular berukuran raksasa yang tiba-tiba menyergapnya pada, Minggu (2/6) petang.

Menurut saksi mata, petang itu menjelang azan Magrib sekitar pukul 17.30 Wita, Ny Sogo yang usai bekerja di kebunnya, berniat untuk pulang dengan berjalan kaki melalui jalan setapak.

Tiba di belakang perkantoran Tawaka, Desa Kondowa, Ny Sogo tiba-tiba disergap seekor ular berukuran cukup raksasa yang muncul dari rimbunan semak-semak.

Lasini (42), saksi mata yang sedang melintas di daerah itu, seketika dibuat kaget menyaksikan seorang wanita yang tengah bertarung dengan seekor ular.

Korban awalnya terlihat cukup gigih melakukan perlawanan dan berontak, namun akhirnya tak berdaya setelah bagian ekor ular melilit tubuhnya.

Melibat itu, Lasini mengaku berlari mencari pertolongan, akhirnya bertemu dengan dua pria La Armani (50) dan Yurdin (34), yang kemudian langsung melakukan pertolongan dengan berusaha memukul dan mejolok tubuh ular menggunakan potongan kayu.

Cukup lama drama pembebasan Ny Sogo dari ‘pelukan’ ular yang tampak semakin mengganas itu. Namun berkat kegigihan dan kegeraman Armani dan Yurdin, akhirnya bagian kepala ular berhasil dipecahkan, hingga binatang melata itu perlahan memhembuskan nafas yang terakhir.

Begitu ular diketahui tak lagi berdaya dan tewas, kedua pria tersebut dibantu Lasini, berhasil membebaskan Ny Sogo dari lilitan ular. Namun bersamaan dengan itu, nyawa korban pun telah sirna dari raganya.

Pihak Polsek Pasarwajo yang mendapat laporan, langsung meluncur ke tempat kejadian, mendapatkan Ny Sogo telah menjadi mayat di samping keekor ular yang juga telah mati setelah dibantai dua ‘pendekar’.

Kapolres Buton AKBP Andi Herman ketika dihubungi, Senin (3/5) membenarkan kejadian itu, dan pihaknya telah menyerahkan jenazah korban kepada pihak keluarga.

Dari hasil pemeriksaan petugas terhadap jenazah korban, ditemukan sejumlah luka yang diduga berasal dari bekas gigitan ular.

Kapoles mengimbau masyarakat, untuk berhati-hati saat melewati jalan setapak di kawasan kebun yang dikitari hutan dan semak-semak tersebut. “Banyak warga yang mengaku sering melihat ular di kawasan itu. Karenanya, harus hati-hati,” ujarnya mengingatkan.

Jenazah Ny Sogo telah dimakamkan di kampung halamannya di Desa Kondawa, sedangkan seekor ular yang memiliki panjang sekitar tujuh meter, diamankan petugas guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut.(ds/IT)
Komentar Anda

Berita Terkini