Mau Pulang Kerumah, Seorang Pelajar Diterkam Buaya

/

/ Rabu, 05 Juni 2019 / 14.14 WIB
dailysatu.com - Malang benar nasib yang dialami oleh Dwi Cahyadi (16) tewas lantaran diterkam buaya saat melintasi jembatan tambak, Desa Pompengan, Kecamatan Lamasi, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Selasa (4/6/219).

Keterangan yang diperoleh, saat itu siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Palopo tersebut tengah bersama dua orang rekannya, bermaksud pulang ke rumah. Korban membatalkan niatnya untuk memancing di empang. Korban yang berjalan beriringan dengan dua rekannya, tiba-tiba diterkam buaya.

Ia tak bisa diselamatkan kawan-kawannya. Warga bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu dan Tim Basarnas Palopo, melakukan pencarian.

Wakil Bupati Luwu, Syukur Bijak, turut prihatin dengan musibah yang menimpa warganya. Dia lalu meminta seluruh personel BPBD dan Basarnas untuk memaksimalkan pencarian. “Mohon doanya, semoga anak kita ini, bisa ditemukan dalam kondisi selamat,” kata Syukur.

Syukur ikut langsung melakukan pencarian bersama tim Basarnas. Pencarian dilakukan dengan menyisir sungai Pompengan. Sungai ini dikenal banyak buaya.

Sementara Kepala Desa Pompengan Tengah, Rustam, meminta warganya agar tetap waspada. Sebab, habitat buaya di sungai tersebut sudah terganggu.

"Korban bersama dua rekannya, memang berniat menginap di pondok empang, tapi diurungkan dan dalam perjalanan pulang, diterkam buaya," kata Rustam.(ds/IT)
Komentar Anda

Berita Terkini