Galian C Illegal Marak Di Taput, Perizinan Taput: Pemprovsu Yang Mengeluarkan Izinnya

/

/ Senin, 17 Juni 2019 / 15.41 WIB
Foto: Tambang Galian C di Desa Siarang-arang Kecamatan Tarutung diduga illegal. (ds/Bisnur Sitompul)

dailysatu.com
- Melihat maraknya tambang galian C Illegal akhir-akhir ini di sejumlah wilayah Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), beberapa warga Taput meminta agar aparat terkait segera menertibkan tambang tersebut.

Dari penelusuran dailysatu.com, beberapa Galian C yang diduga illegal atau tidak memiliki izin, yaitu tambang pasir di Daerah Aliran Sungai (DAS) Batangtoru di Desa Pansurnapitu dan di Desa Siraja Hutagalung Kecamatan Siatas Barita, tambang pasir di DAS Aek Sigeaon di Tarutung, tambang pasir di DAS Batangtoru Kecamatan Pahae Julu.

Kemudian, Tambang batu padas di Desa Siarang-arang Kecamatan Tarutung, tambang pasir gunung di daerah Ugan Desa Parbubu Dolok Kecamatan Tarutung, tambang pasir gunung di Desa Hutaraja Kecamatan Sipoholon.

P Lumban Goal, seorang pemerhati pembangunan di Taput kepada dailysatu.com mengungkapkan, galian C dimaksud, patut diduga tidak ada memiliki izin, hal itu menurutnya karena dari hasil penelusuran di lapangan tidak ada mencantumkan telah memiliki izin dari pemerintah.

Karena tidak memiliki izin, sehingga kontribusi untuk daerah atau wilayah terdampak tidak ada sama sekali terlihat dan justru hanya menimbulkan kerusakan lingkungan sekitar. Yang ada hanya menguntungkan pengusaha galian dan oknum tertentu.

" Kepolisian atau aparat terkait agar menertibkan galian C tersebut. Kita lihat sendiri, apakah galian C itu ada menguntungkan daerah atau masyarakat sekitar. Yang ada justru kerugian karena jalan umum, aliran sungai dan lahan masyarakat menjadi rusak," ujar P Lumban Gaol.

Lebih lanjut dikatakannya, lebih herannya lagi ada galian C batu padas di DAS Batangtoru di daerah Siarang-arang Kecamatan Tarutung, mengambil batu persis dipinggiran sungai dan dekat dengan jembatan. Padahal menurut peraturan, menambang galian C di pinggir sungai tidak diperbolehkan.

Hal yang sama juga terjadi di DAS Batangtoru Desa Pansurnapitu dan Hutagalung Kecamatan Siatas Barita. Disini, penambang pasir secara terang-terangan menambang pasir dekat pemukiman warga dan jembatan.

Sementara saat dikonfirmasi, Anas Siagian, Kepala Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Perizinan Terpadu Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, melalui Kasi Informasi dan Data, Halimah Purba, Senin (17/6/2019) kepada dailysatu.com di kantornya mengatakan, Pemkab Taput dalam hal perizinan galian C hanya memberikan izin lingkungan.

Dikatakannya, ada 11 pengusaha galian C pertambangan batu gunung yang mempunyai izin lingkungan, yaitu Perusda Pertambangan Dan Industri di Desa Parsaoran Nainggolan Kecamatan Pahae Jae, CV Tunas Karya di Jalan DR TB Simatupang Hutabaginda Kelurahan Hutatoruan VII Kecamatan Tarutung, PT Marlian Indah Karya di Desa Sipultak Kecamatan Pagatan.

Kemudian, CV Putra Sion di Dusun Aek Rau di Desa Simangumban Kecamatan Simangumban, CV Jaya Bersama di Dusun Aek Las Desa Simangumban Julu Kecamatan Simangumban, UD Elsa di Dusun Tano Perak Desa Manalu Dolok Kecamatan Parmonangan, Nurmaida Siregar di Desa Situmeang Habinsaran Kecamatan Sipoholon, CV Putra Sion di Desa Pardomuan Nainggolan Kecamatan Pahae Jae.

Lalu, CV Tunas Pahae Nauli di Sungai Batang Toru Desa Parsaoran Nainggolan Kecamatan Pahae Jae, CV Jamandes di Kecamatan Siborongborong dan PT Kartika Indah di Dusun Koje Hutatonga Desa Simangumban Julu Kecamatan Simangumban.

Menurut Halimah Purba, 11 pengusaha itu yang dikeluarkan rekomendasi dan izin lingkungan galian C dari Pemkab Taput. Selanjutnya, untuk Izin Usaha Produksi (IUP) adalah kewenangan Pemerintah Propivinsi Sumatera Utara.

" Jadi, untuk izin galian C dikeluarkan oleh Pemprovsu. Kalau ada diluar 11 pengusaha itu yang melakukan penambangan galian C, itu tanpa sepengetahuan kami. Namun dalam waktu dekat ini, kami akan turun ke lapangan untuk mendata galian C yang beroperasi di Taput dan akan direkomendasikan untuk ditertibkan," ujar Halimah Purba. (ds/Bisnur Sitompul)

Komentar Anda

Berita Terkini